Breaking News:

Bandar Lampung

Besok Puluhan SD dan SMP se-Bandar Lampung Gelar Pembelajaran Tatap Muka 

Puluhan sekolah di Bandar Lampun timgkat SD sederajat dan SMP sederajat mulai besok akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM)

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: soni
Tribunlampung.co.id / V Soma
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung Sukarma Wijaya. 

 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Puluhan sekolah di Bandar Lampun timgkat SD sederajat dan SMP sederajat mulai Senin besok akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Pendidikan Bandar Lampung dalam Surat Perintah Tugas (SPT) Nomor: 800/1269/IV.40/2021 terdapat 23 SD dan 28 SMP yang melaksanakan proses PTM.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Bandar Lampung Kota Bandarlampung, Sukarma Wijaya dalam selembaran SPT tertanggal 10 September 2021 kemarin telah merinci SD dan SMP, baik negeri dan swasta, untuk uji coba PTM terbatas berdasarkan hasil rapat MKKS dan K3S.

"Sekolah yang namanya tersebut pada lapiran SPT ini mengadakan simulasi pembelajaran tatap muka tahun pelajaran 2021/2022 dengan SOP sebagaimana terlampir," jelas Sukarma dalam edaran yang diterima Tribunlampung.co.id, Minggu (12/9/2021).

SOP yang dimaksud itu ialah pengadaan sarana dan prasarana protokol kesehatan serta edukasi yang mengakar kepada siswa-siswa didik.

Baca juga: 391 Sekolah di Tanggamus Mulai Belajar Tatap Muka Secara Terbatas

Saat PTM nanti, siswa tidak akan langsung melakukan pembelajaran. Namun, terlebih dahulu akan membiasakan diri dengan protokol kesehatan saat melaksanakan PTM.

"Juga akan sharing (bercerita) mengenai pembelajaran selama belajar dari rumah (BDR)," jelas Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

Dan juga memprasaranakan mengenai ketertinggalan pembelajaran siswa.

"Nanti akan ada ekstrakulikuler ya, kalau ada anak yang terhambat dalam belajarnya bisa dimaksimalkan," ucap Eva.

Sekretaris MKKS SMP se-Bandar Lampung Irwan Qalbi mengatakan sekolah-sekolah yang namanya tertuang dalam SPT sebelumnya sudah dirembuk dalam forum kepala sekolah, baik forum MKKs dan K3S.

"Serta memperhatikan bagaimana sebaran kasus covid-19 di lingkungan sekitar sekolah itu sendiri," jelasnya.

"Sekolah yang terpilih itu memang yang siap secara kondisi dan keadaan. Seperti cuci tangan, keadaan ruang kelas dan lainnya" imbuhnya.

Sementara itu Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kota Bandar Lampung Rita Gustiana mengatakan setiap sekolah yang tidak termuat namanya dalam SPT PTM akan tetap melaksanakan KBM secara daring.

"Karena memang juga ada sekolah yang secara kondisi letaknya tidak memungkinkan. Seperti sekolah saya misalnya di SDN 1 Way Halim Permai yang kondisi antar kelasnya berdekatan," kata dia. ( Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved