Apa Itu

Apa Itu Bakteri, Cek Perbedaannya dengan Virus

Bakteri dan virus adalah dua hal yang berbeda. Lantas apa itu bakteri dan apa perbedaannya dengan virus? Berikut penjelasan selengkapnya.

Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Pixabay/Arek Socha
Ilustrasi bakteri. Apa Itu Bakteri dan Perbedaannya dengan Virus 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Satu di antara sumber penyakit adalah bakteri. Lantas apa itu bakteri serta apa saja perbedaan bakteri dengan virus?

Bakteri adalah organisme bersel tunggal, atau sederhana.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menyebutkan bakteri adalah makhluk hidup terkecil bersel tunggal, terdapat di mana-mana, dapat berkembang biak dengan kecepatan luar biasa dengan jalan membelah diri.

Sementara menurut Healthline, pengertian bakteri merupakan organisme mikroskopis yang tidak terlihat dengan mata.

Nama lain dari bakteri adalah kuman. Namun keberadaannya tak selalu membahayakan makhluk hidup.

Baca juga: Apa Itu Tata Surya dan Benda Langit di Tata Surya

Justru sebaliknya, ada beberapa bakteri yang menguntungkan, seperti menyebabkan peragian dan membantu sistem pencernaan.

Hal menguntungkan tersebut satu di antaranya terjadi pada bakteri yang tinggal dalam tubuh, seperti pada usus dan mulut.

Dikutip dari Microbiology Society, ada sekitar 10 kali lebih banyak sel bakteri daripada sel manusia di dalam tubuh manusia yang melapisi sistem pencernaan.

Meskipun ukurannya kecil, tetapi bakteri sangat kuat dan kompleks, bahkan mereka dapat bertahan hidup dalam kondisi ekstrem.

Hal itu karena mereka memiliki lapisan pelindung yang kuat yang meningkatkan daya tahannya terhadap sel darah putih di dalam tubuh.

Baca juga: Apa Itu Modus di Pelajaran Matematika

Berdasarkan bentuknya, beberapa bakteri diketahui memiliki ekor. Ekor tersebut disebut dengan flagel dan berfungsi dalam membantu bakteri untuk bergerak.

Sementara itu, adapula bakteri lain yang memiliki pelengkap seperti rambut lengket.

Rambut itu rupanya berperan dalam membantu bakteri menempel satu sama lain di permukaan keras dan sel tubuh manusia.

Selain banyak ditemukan dalam perut dan mulut manusia, bakteri juga dapat ditemukan pada permukaan dan zat seperti air, tanah, dan makanan.

Untuk bakteri penyebab penyakit, ketika bakteri memasuki tubuh, jumlahnya akan bertambah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved