Breaking News:

Bandar Lampung

Bea Cukai Bandar Lampung Sita 2 Juta Rokok Ilegal Senilai Rp 1,48 Miliar

Jumlah tersebut merupakan dari hasil penindakan dalam Operasi Gempur Rokok Ilegal Tahun 2021 Bea Cukai Lampung.

Penulis: joeviter muhammad | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dok KPPBC Bandar Lampung
Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Bandar Lampung menggagalkan pengiriman 2 juta batang rokok ilegal. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Bandar Lampung berhasil menggagalkan peredaran 2 juta batang rokok ilegal atau tanpa pita cukai.

Jumlah tersebut merupakan dari hasil penindakan dalam Operasi Gempur Rokok Ilegal Tahun 2021 Bea Cukai Lampung.

Dalam keterangan resmi yang diterima Tribunlampung.co.id, Senin (13/9/2021), KPPBC Bandar Lampung per Agustus 2021 menyita total 2.210.200 batang rokok tanpa pita cukai.

Penindakan tersebut merupakan temuan KPPBC Bandar Lampung dan sinergi dengan berbagai pihak.

Baca juga: Musnahkan Barang Ilegal, Bea Cukai Bandar Lampung Klaim Selamatkan Kerugian Negara 2,904 Miliar

Berikut rinciannya:

1. Bea Cukai Lampung dengan Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat berhasil mengamankan satu unit truk yang mengangkut 1.645.000 batang rokok ilegal di Lampung Selatan. Potensi kerugian diperkirakan lebih dari Rp 1,1 miliar.

2. Bea Cukai Lampung dengan Polresta Bandar Lampung pada penggerebekan wilayah Polsek Tanjung Senang. Polresta Bandar Lampung menyerahkan 52.400 batang rokok ilegal di halaman kantor Polresta Bandar Lampung. Potensi kerugian diperkirakan mencapai Rp 33,58 juta.

3. KPPBC Bandar Lampung mengamankan 35.600 batang rokok ilegal dengan modus diangkut menggunakan bus. Potensi kerugian diperkirakan mencapai Rp 36,13 juta.

4. KPPBC Bandar Lampung mengamankan 476.000 batang rokok ilegal yang dikirim melalui ekspedisi. Potensi kerugian diperkirakan mencapai Rp 486 juta.

Baca juga: BREAKING NEWS 6,5 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai Bandar Lampung

Atas keseluruhan penindakan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan potensi kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp 1,48 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved