Breaking News:

Lampung Tengah

Bupati Musa Targetkan 2022 Semua Kampung di Lampung Tengah Ada Program e-Samdes

Menurut Musa Ahmad, program Samsat Desa e-Samdes dan L-Smart akan jauh lebih memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.

Penulis: syamsiralam | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Syamsir
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi resmikan program e-Samdes di Kampung Wates, Kacamatan Bumi Ratunuban, Lampung Tengah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTENGAH - Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad, siap manfaatkan program Samsat Desa e-Samdes dan L-Smart yang dilaunching oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Kampung Wates, Kecamatan Bumi Ratunuban, Selasa (14/9/2021).

Menurut Musa Ahmad, program Samsat Desa e-Samdes dan L-Smart akan jauh lebih memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan dengan aplikasi yang mudah diakses di tingkat kampung.

"Dengan adanya program ini, yang mana merupakan yang perdana di Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah yang menjadi percontohan diharapkan bisa memanfaatkan program ini dengan baik, sehingga masyarakat tidak perlu lagi jauh- jauh untuk membayar pajak, cukup memanfaatkan program ini di kampung-kampung," kata Musa Ahmad.

Tak hanya itu, dengan sudah sebayak 13 Bumdes di Lamteng yang terintegrasi dengan Samsat Desa e-Samdes di Lamteng, ia yakin akan program tersebut akan menjangkau semua kampung/kelurahan di kabupaten itu.

"Di awal 2022 mendatang, kami menargetkan semua Bumdes di 311 kampung/kelurahan di 28 kecamatan bisa melayani program Bumdes e-Samdes dan L-Smart ini," terang Musa Ahmad.

Ini dan Bupati berharap di akhir tahun ini seluruh Kecamatan se Kabupaten Lampung Tengah bisa menggunakan aplikasi E- Samdes ini. 

Sementara Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, pajak kendaraan bermotor merupakan penyumbang tertinggi penerimaan daerah dalam sektor pajak dan dalam peningkatan Pembayaran PKB ( Pajak Kendaraan Bermotor), sehingga diperlukan adanya inovasi-inovasi yang mempermudah masyarakat terutama masyarakat yang jauh dari Samsat di daerahnya.

"Hadirnya e-Samdes di Provinsi Lampung merupakan program yang selaras dengan salah satu program Pemprov Lampung yaitu Smart Village atau desa cerdas bebasis digital," terang Arinal Djunaidi.

Pada acara tersebut juga di resmikan Bumdes yaitu Desa Mart , yang mana menjual produk - produk olahan masyarakat sekitar yang di kelola langsung oleh kampung dan dijual di “desa mart” sehingga dengan adanya usaha milik kampung tersebut bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan perekonomian.

Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiyatno menjelaskan, penerapan e- Samdes merupakan suatu keniscayaan yang harus dibangun pemerintah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved