Berita Terkini Nasional
Bayi Dalam Ayunan Dibunuh di Riau, Pelaku Mengaku Sadar saat Lakukan Aksinya
Publik sempat bertanya-tanya, apakah pelaku pembunuhan di Rokan Hulu Riau yang tega membunuh bayi mengalami gangguan kejiwaan atau tidak.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -- Pelaku pembunuhan di Rokan Hulu, Riau, yang tega menghabisi bayi tetangganya yang masih berusia 7 bulan menggunakan kapak mengaku melakukan aksi kejinya dengan sadar.
Publik sempat bertanya-tanya, apakah pelaku pembunuhan yang tega membunuh seorang bayi mengalami gangguan kejiwaan atau tidak.
Kapolres Rokan Hulu AKBP Eko Wimpiyanto Harjito mengatakan, pelaku mengaku melakukan pembunuhan secara sadar.
"Dalam hal ini, pelaku dalam keterangannya mengaku melakukan perbuatannya itu dalam keadaan sadar," jelas Kapolres.
Meski demikian, polisi akan memastikan lagi kondisi kejiwaan pelaku pembunuhan, apakah sehat mental atau mengalami gangguan mental.
Baca juga: Warga Tak Bisa Berbuat Banyak saat Pelaku Bunuh Bayi, Sempat Kabur ke Belakang Rumah
"Dalam waktu dekat kita akan melakukan tes kejiwaan untuk menganalisis kejiwaan pelaku. Sebab, pelaku diketahui belum pernah memiliki catatan kriminal apapun sebelumnya," tandasnya.
Setelah menuai banyak pertanyaan terkait pembunuhan seorang bayi berusia tujuh bulan di Kecamatan Kepenuhan pada 15 September kemarin, Polres Rokan Hulu akhirnya menggelar ekspos terbuka di Aula Serba Guna Polres Rokan Hulu pada Kamis (16/9) sore.
Kapolres Rokan Hulu AKBP Eko Wimpiyanto Harjito didampingi oleh Kanit Tipidum Polres Rohul Ipda Refly dan Kapolsek Kepenuhan AKP Dasril menghadirkan pelaku pembunuhan berinisial YLS (37) di hadapan awak media.
Dalam paparannya, Kapolres menyebut, penangkapan terhadap pelaku berhasil dilakukan selang beberapa jam aksi brutalnya itu dilakukan.
"Setelah adanya informasi dari masyarakat dan kesiap siagaan anggota, akhirnya tim yang dipimpin oleh Kapolsek Kepenuhan AKP Dasril berhasil mengamankan pelaku tak jauh dari lokasi kejadian di Desa Rantau Binuang Sakti Kecamatan Kepenuhan Rokan Hulu," kata Kapolres.
Baca juga: Polisi Akhirnya Ketahui Identitas Pelaku Pembunuhan: Sudah Dikantongi
Kapolres menerangkan, bahwa aksi pelaku dimulai setelah orangtua korban, yakni ibunya, meminta air dingin untuk kepada pelaku.
Namun, pelaku menanggapinya dengan marah-marah dan kemudian masuk ke dalam rumah serta mengambil sebilah kapak.
Dengan menggunakan kapak tersebut, pelaku kemudian mengancam serta menyerang ayah korban yang kemudian lari ketakutan.
Hal tersebut juga terjadi pada ibunya yang juga langsung lari ketakutan dengan tujuan menyelamatkan diri dari pelaku.
Pelaku yang sudah lebih dulu merusak pintu rumah orangtua korban dengan menggunakan kapak itu kemudian memaksa masuk dan menemukan korban yang tengah berada dalam ayunan di dalam rumahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pelaku-pembunuhan-bayi-7-bulan-di-rokan-hulu-riau.jpg)