Daun Pepaya

Khasiat Ekstrak Daun Pepaya Bisa Juga Sebagai Penyembuh Luka

Satu di antara khasiat ekstrak daun pepaya ternyata bisa juga sebagai penyembuh luka. Berikut penjelasannya.

Tayang:
Tribunlampung.co.id / Deni Saputra
Ilustrasi. Satu di antara khasiat ekstrak daun pepaya ternyata bisa juga sebagai penyembuh luka. Berikut penjelasannya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Satu di antara khasiat ekstrak daun pepaya ternyata bisa juga sebagai penyembuh luka. Berikut penjelasannya.

Beragam olahan daun pepaya, termasuk ekstrak daun pepaya ternyata memiliki banyak kegunaan.

Satu di antara khasiat ekstrak daun pepaya adalah untuk berkhasiat sembuhkan luka.

Luka adalah rusak atau hilangnya sebagian dari jaringan tubuh.

Selama ini, pemberian obat antiseptik, antiradang, atau antibiotik sering menjadi bagian dari penanganan penyembuhan luka.

Biasanya, obat-obatan tersebut difungsikan dalam mencegah infeksi pada luka.

Baca juga: Manfaat Daun Pepaya Gunung Efektif Atasi Serangan Hama Ulat

Indonesia merupakan negara yang menyimpan banyak tumbuhan obat.

Setidaknya ada sekitar 940 jenis tumbuhan yang bisa bermanfaat dalam menjadi bahan pengobatan herbal. Satu di antaranya adalah daun pepaya.

Berdasarkan beberapa penelitian, termasuk hasil riset Kegunaan Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya) pada Luka karya Muhammad Ricky Ramadhian dan Aprina Adha Widiastini (2018) ditemukan hasil bahwa pemberian  ekstrak daun pepaya bisa berpengaruh dalam mempercepat penyembuhan luka.

Hal ini karena pada daun pepaya terdapat saponin yang merupakan senyawa yang dapat memacu pembentukan suatu kolagen dalam proses penyembuhan luka.

Selain itu, khasiat ekstrak daun pepaya dalam mempecepat pernyembuhan itu juga berkat adanya kandungan vitamin C, E, serta betakaroten yang berfungsi sebagai antioksidan dalam proses penyembuhan luka.

Baca juga: Khasiat Daun Pepaya, Mampu Menjaga Stamina dan Vitalitas Tubuh

Tak hanya itu, daun pepaya juga mengandung enzim papain yang dapat membantu mempercepat kerja dari makrofag dan meningkatkan produksi interleukin yang penting dalam menyembuhkan kerusakan pada jaringan kulit.

Simak juga khasiat daun pepaya lainnya.

Mengatasi penyakit beri-beri

Beri-beri merupakan penyakit yang disebabkan akibat kekurangan vitamin B1.

Biasanya, efek yang timbul dari penyakit beri-beri ini berupa bengkak-bengkak pada betis karena saraf tubuh terganggu.

Jacobus Bonitus (Jacob de Bondt; 1591–1631), doktor Belanda menuliskan dalam bukunya bahwa penyakit ini tak bisa dianggap remeh.

Pasalnya, penyakit ini semacam kelumpuhan, atau penyakit tremor, karena mengganggu pergerakan dan sensasi tangan dan kaki, bahkan terkadang seluruh tubuh.

Selain itu, beri-beri juga bisa menimbulkan efek lain seperti gagal jantung.

Umumnya, penderita penyakit beri-beri akan diberikan sejumlah obat-obatan dan akan direkomendasikan untuk mengonsumsi makanan tertentu.

Namun siapa sangka bahwa daun pepaya juga bisa mengatasi penyakit beri-beri.

Hal tersebut karena daun ini mengandung banyak vitamin, tak terkecuali vitamin B1.

Vitamin B1 yang dikenal juga dengan nama tiamin berperan dalam proses metabolisme untuk membantu mengubah nutrien menjadi energi.

Vitamin ini juga berfungsi sebagai sumber energi bagi tubuh dan menjaga fungsi saraf agar tetap berfungsi dengan baik.

Itu sebabnya, khasiat daun pepaya juga bisa mengatasi penyakit beri-beri

Dilansir dari Kompas.com, biasanya kebutuhan harian vitamin B1 adalah 1,1 miligram (mg) pada wanita di atas 18 tahun, 1,4 mg pada wanita hamil, dan 1,5 mg pada ibu menyusui.

Sedangkan kebutuhan tiamin pada pria adalah 1,2 mg.

Selain daun pepaya, kandungan vitamin B1 juga dapat ditemukan pada gandum, kacang-kacangan, biji-bijian, dan daging merah.

Melawan kanker serviks

Khasiat atau manfaat daun pepaya bagi perempuan, satu di antaranya dapat melawan kanker serviks.

Jenis kanker ini merupakan momok, khususnya pada perempuan. Pasalnya, penyakit ini menyerang serviks atau leher rahim.

Terlebih, rupanya jenis kanker ini disebut terbanyak kedua terjadi pada perempuan Indonesia setelah kanker payudara.

Biasanya penyakit ini disebabkan karena terserang infeksi virus menular Human Papilloma Virus (HPV).

Akan tetapi, daun pepaya memiliki manfaat untuk jenis penyakit mengerikan ini.

Dilansir dari Grid.id, bahkan dokter dan peneliti internasional dari Jepang dan Amerika Serikat telah meneliti secara luas terkait efek serta manfaat daun pepaya untuk kanker.

Hasil penelitian mereka pun telah dipublikasikan dalam Journal of Ethnopharmacology yang diterbitkan 17 Februari tahun 2010 silam.

Hasilnya ditemukan bahwa daun pepaya memiliki sifat anti-kanker atau sifat yang bisa melawan kanker atau tumor.

Disebutkan pula bahwa di dalam daun pepaya kering juga terdapat efek antikanker.

Bahkan, terbukti mampu melawan kanker serviks, kanker hati, kanker paru-paru, kanker payudara dan kanker pankreas.

Penelitian lain juga pernah dilakukan oleh peneliti lainnya asal Universitas of Florida.

Nam Dang, M.D., Ph.D., dari University of Florida menyatakan komponen dalam ekstrak teh rebusan daun pepaya terbukti mampu membunuh sel kanker secara langsung.

Ia juga berkesimpulan bahwa manfaat daun pepaya mampu memperlambat pertumbuhan semua jenis kanker atau tumor.

Menyehatkan rambut

Rupanya, khasiat daun pepaya dapat menyehatkan rambut ini tak terlepas dari kandungan nutrisi yang ada di dalamnya.

Kandungan mineral berupa magnesium dalam daun bernama latin Carica papaya inilah yang dipercaya mampu memberikan manfaat daun pepaya itu.

Keberadaan magnesium itu dinilai mampu membantu mengurangi kerontokan dan menguatkan rambut.

Selain itu, adapula kandungan senyawa alkaloid karpain yang bisa memberikan fungsi serupa pada rambut, bahkan bisa mengatasi masalah kebotakan.

Oleh karena itu, kandungan daun pepaya sering ditemukan dalam produk shampo anti-ketombe.

Menghambat kanker prostat

Manfaat atau khasiat daun pepaya yang bisa didapatkan, satu di antaranya dapat menghambat kanker prostat.

Kanker prostat adalah penyakit yang biasanya terjadi pada pria.

Berdasarkan data WHO, kanker prostat ini diperkirakan diderita oleh kurang lebih 1,3 juta pria di dunia.

Sementara di Indonesia, jenis kanker ini menduduki urutan kedua sebagai jenis kanker yang paling banyak di derita pria.

Umumnya, penyakit ini hidup dan berkembang di dalam kelenjar prostat yang kemudian menyebabkan adanya gangguan dalam membuang air kecil.

Diketahui terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan risiko terjadinya kanker prostat semakin tinggi.

Namun satu di antaranya adalah kekurangan serat.

Daun pepaya yang dikenal sebagai tanaman bernutrisi memang kerap dimanfaatkan dalam beragam jenis pengobatan kesehatan.

Berdasarkan hasil Journal of Food Science and Nutrition Research tahun 2019 yang berjudul Nutrient Composition of Carica Papaya Leaves Extracts, ada beberapa gizi dalam daun pepaya yang baik bagi kesehatan tubuh.

Di antaranya, air, protein, karbohidrat, serat, antioksidan, mineral, vitamin, dan lain-lain.

Dalam menghambat kanker prostat, khasiat daun pepaya ini didapatkan berkat kandungan serat serta senyawa yang bersifat antioksidan.

Senyawa itu adalah alkaloid yang berfungsi dalam mencegah perkembangan sel kanker, termasuk kanker prostat.

Adapula, senyawa saponin yang memiliki fungsi serupa.

Kandungan senyawa itu dipercaya mampu mengurangi kolesterol dan juga bisa mencegah terkena kanker.

Sama seperti alkaloid dan saponin, tanin juga dipercaya mampu mencegah pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.

Itu sebabnya, satu di antara manfaat daun pepaya adalah dapat menghambat kanker prostat.

Mencegah penyakit katarak

Sayuran daun pepaya sudah cukup terkenal dengan khasiatnya yang mampu mengatasi banyak penyakit.

Satu di antara manfaat daun pepaya ternyata baik untuk kesehatan mata.

Bahkan, daun pepaya juga bisa cegah penyakit katarak.

Mengapa demikian? Hal tersebut ternyata berhubungan dengan kandungan nutrisi yang ada di dalam daun pepaya.

Dikutip dari NDTV Food, Senin (10/8/2021), nutrisi dan vitamin tersebut antara lain vitamin A, B, C, E, K, beta-karoten, bahkan mineral seperti kalsium, magnesium, sodium magnesium, zat besi dan lain-lain.

Namun, yang berkontribusi dalam mencegah penyakit katarak adalah kandungan beta-karoten.

Hal tersebut diketahui berdasarkan situs Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga.

Disebutkan bahwa ada banyak yang bisa didapat dari bahan makanan yang mengandung beta-karoten, termasuk dalam menjaga kesehatan mata.

Dua di antara manfaat beta-karoten adalah menjaga kesehatan mata, terutama untuk mencegah katarak dan degenerasi makula, serta mencegah rabun senja.

Itu sebabnya, manfaat daun pepaya juga bisa cegah penyakit katarak.

Menjaga daya tahan tubuh

Sebagai sayuran yang aman dikonsumsi, ternyata daun pepaya miliki banyak manfaat.

Satu di antara khasiat daun pepaya adalah dapat menjaga daya tahan tubuh.

Hal tersebut disebabkan berkat kandungan vitamin A.

Dikutip dari Kompas.com, fungsi vitamin A tidak hanya penting dalam menjaga kesehatan mata.

Akan tetapi, vitamin tersebut juga berperan dalam menjaga daya tahan tubuh.

Sebab, penjagaan sistem imunitas tubuh ini begitu penting bagi tubuh makhluk hidup.

Keberadaan sistem imun juga berfungsi dalam mengenal, menghancurkan benda asing yang masuk serta merugikan tubuh.

Bila daya tahan tubuh tak dijaga, maka tubuh akan mudah diserang penyakit.

Dalam hal ini, vitamin A berperan penting dalam membantu produksi sel darah putih.

Sel darah putih bertugas melindungi tubuh dari infeksi dengan melawan serangan bakteri, virus, atau patogen berbahaya lain.

Hal yang sama juga akan didapatkan dengan mengonsumsi daun pepaya.

Terlebih daun bernama latin Carica papaya ini memiliki keberagaman gizi yang baik untuk menjadi obat atas masalah kesehatan.

Baca juga: Manfaat Daun Pepaya, Efektif Obati Demam Berdarah

Oleh karena itu, satu di antara manfaat ekstrak daun pepaya adalah dapat menjaga daya tahan tubuh. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )

Baca ulasan daun pepaya lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved