Breaking News:

Berita Terkini Nasional

Telah Dilarang, Pendaki Wanita Nekat Berfoto Pegang Bunga Edelweis

Viral video rombongan pendaki yang berfoto-foto dengan seuntai bunga Edelweis di Gunung Lawu. Dikutip dari Tribun Jogja, pendaki perempuan tersebut

Penulis: rio angga | Editor: Dedi Sutomo
kolase Instagram @jejak_pendaki
Viral Pendaki Wanita Nekat Berfoto Pegang Bunga Edelweis Meski Telah Dilarang 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Video rombongan pendaki yang berfoto ria dengan seuntai bungan Edelweis di Gunung Lawu, menjadi viral.

Dikutip dari Tribun Jogja, seorng pendaki perempuan tetap nekat berfoto-foto sambil memegang bunga Edelweis, meski sudah diingatkan oleh pendaki lainnya.

Video pendaki yang berfoto-foto sambil memegang seuntai bunga Edelweis tersebut viral setelah diunggah di Instagram oleh akun @jejak_pendaki.

Video yang diunggah pada 7 September lalu ini mendapat respons dari 11.264 netizen serta dikomentari oleh 920 warganet.

Dalam caption unggahannya, akun tersebut menuliskan kalimat "Tolong kasih paham dia.

Baca juga: Aurel Hermansyah, Istri Atta Banjir Kritik Gegara Bawa Bunga Edelweis

Harus dibilangin berapa kali, bahwa jika dengan sengaja memetik bunga Edelweis ada sanksi pidana penjara paling berat lima tahun dan denda paling besar 100 juta rupiah.

Hal tersebut tercantum dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 pasal 33 ayat (1) dan (2) tentang Konservasi Sumber Daya Hayati Ekosistem,".

Belum diketahui siapa sosok pendaki wanita yang nekat berfoto-foto dengan memegang bunga Edelweis tersebut.

Sementara itu ditelusuri Tribunjogja.com, video pendaki wanita berfoto-foto sambil memegang seuntai bungai Edelweis di Gunung Lawu tersebut direkam oleh pemilik akun @andremrs12.

Dihubungi Tribunjogja melalui perpesanan instan direct massenger, pemilik akun tersebut menceritakan kronologis pendaki wanita yang nekat berfoto-foto sambil memegang bunga Edelweis tersebut.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved