Breaking News:

Kasus Pajak di Bandar Lampung

Bakso Sony Hari Ini Ditutup Paksa, 18 Gerai di Bandar Lampung Disegel dan Dilarang Jualan

Sebanyak 18 gerai Bakso Sony yang ada di Bandar Lampung disegel dan ditutup paksa oleh Pemkot Bandar Lampung.

Tribun Lampung
Suasana di warung makan Bakso Sony yang berada di Jalan Wolter Monginsidi, Bandar Lampung sebelum ditutup paksa Pemkot Bandar Lampung. 

Bakso Sony disebut telah mempermainkan pajak sejak 2018 lalu.

Saat itu, pengelola tidak mempergunakan alat perekam pendapatan yang telah disediakan Pemkot Bandar Lampung guna mengukur besaran pajak penghasilan.

"Memang sejak terpasangnya tapping box di Bakso Sony, mereka tidak menggunakannya," kata Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandar Lampung Yanwardi, Senin (5/7/2021). 

Dalam kurun waktu tiga tahun ini, Yanwardi menyebut Bakso Sony telah merugikan Pemkot Bandar Lampung miliaran rupiah.

Menurut dia, pajak yang seharusnya dibayarkan oleh Bakso Sony mencapai angka Rp 450 juta per bulan.

"Selama ini mereka hanya setor Rp 150 juta. Itu paling besar. Kadang Rp 120 juta-Rp 130 juta," kata dia.

Artinya, kata dia, ada selisih sekitar Rp 300 juta per bulan.

Baca juga: Semua Gerai Bakso Sony Tutup di Bandar Lampung, Pegawai Tetap Ikut ke Lokasi Baru

"Jadi memang berkurang hingga Rp 300 juta sebulan. Kalau tiga tahun berarti sudah berapa," lanjut dia.

Yanwardi mengatakan, pihaknya telah berulang kali melakukan upaya pendekatan persuasif agar pengelola Bakso Sony mau menggunakan tapping box sesuai dengan amanat undang-undang.

"Sebelum bulan kemarin dilakukan penyegelan dan penutupan sementara. Kita sudah berulang melakukan upaya persuasif secara lisan, tulisan, maupun surat pemanggilan," jelas dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved