Breaking News:

Berita Terkini Nasional

Kata-kata Terakhir Ustaz Armand setelah Tersungkur Diterjang Peluru di Tangerang

Melihat Ustaz Armand tersungkur bersimbah darah, Kastuti keluar minta pertolongan. Simak berita terkini Tribun Lampung lainnya di Google News.

(Warta Kota/ Andika Panduwinata)
Istri ustaz Amrand yang tewas ditembak menangis histeris di sisi jenasah suaminya, Minggu (19/9/2021). Melihat Ustaz Armand tersungkur bersimbah darah, Kastuti langsung keluar dan histeris meminta pertolongan warga. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ustaz Armand sempat berteriak sambil meringis kesakitan setelah peluru menembus tubuhnya. "Saya tertembak."

Kata-kata itulah yang terdengar oleh istri Ustaz Armand, Kastuti saat ia sedang menonton TV di rumah bersama anak sulungnya di dalam rumah.

Melihat Ustaz Armand tersungkur bersimbah darah, Kastuti langsung keluar dan histeris meminta pertolongan warga.

"Saya keluar menjerit-jerit meminta tolong kepada tetangga," kata Kastuti.

Ustaz Armand terkena tembakan di bagian perut dan pelurunya tembus hingga mengenai pintu rumahnya.

Baca juga: Pembelaan dan Alibi Yosef Dicurigai Anak Sendiri sebagai Pelaku Pembunuhan di Subang

Baca juga: Foto Mimin Naik Motor Viral, Polisi Curigai Pelaku Pembunuhan di Subang Kendarai Nmax

Alif (15) anak pertama ustaz Armand korban menceritakan detik demi detik peristiwa yang merenggut nyawa ayahnya itu.

Sebelum tragedi berdarah itu, pria yang duduk di kelas 1 SMK tersebut tengah asyik menonton televisi.

Saat itu, ia menonton bersama ibunya, Kastuti (39).

Sementara itu, sang ayah berangkat ke Masjid Jami Nurul Yakin, yang jaraknya hanya sekitar 40 meter dari kediamannya.

Simak berita terkini Tribun Lampung lainnya di Google News

Baca juga: Menangis Sepulang dari TKP Pembunuhan di Subang, Danu Ternyata Cuma Disuruh

Baca juga: Ayah Kaget Ada Jeritan saat Sedang Potong Tempe, Anaknya Ditemukan Meninggal Mandi Darah

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved