Apa Itu

Apa Itu Cerita Legenda, Berikut Penjelasannya

Simak, pembahasan mengenai apa itu cerita legenda dalam pelajaran belajaran Bahasa Indonesia. Ciri-ciri, struktur, unsur, dan jenis cerita legenda.

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Dedi Sutomo
tribun jateng
ilustrasi. Berikut, pembahasan mengenai apa itu cerita legenda dalam pelajaran belajaran Bahasa Indonesia. Ciri-ciri, struktur, unsur, dan jenis-jenis cerita legenda. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Berikut ini, pembahasan mengenai apa itu cerita legenda yang ada dalam pelajaran belajaran Bahasa Indonesia.

Artikel ini juga akan membahas mengenai Ciri-ciri, struktur, unsur, dan jenis-jenis cerita legenda.

Dilansir dari beberapa sumber, Legenda merupakan cerita prosa rakyat yang mirip dengan mite yaitu dianggap benar-benar terjadi tetapi tidak dianggap suci.

Cerita Legenda juga kerap dianggap sebagai suatu yang benar-benar terjadi dan juga telah dibumbui dengan keajaiban, kesaktian dan keistimewaan tokohnya.

Berbeda dengan mite, cerita legenda di tokohi oleh manusia ada kalanya memupunyai sifat-sifat luar biasa dan sering kali juga dihubungkan dengan makhluk ajaib.

Peristiwa bersifat sekuler (keduniawian) dan sering dipandang sebagai sejarah kolektif. Oleh karena itu legenda sering kali dipandang sebagai “ sejarah ” kolektif (folkstory).

Baca juga: Apa Itu Bilangan Komposit dalam Pelajaran Matematika

Meski demikian, karena tidak tertulis maka kisah tersebut telah mengalami distorsi sehingga seringkali jauh berbeda dengan kisah aslinya.

Oleh karena itu, jika legenda hendak dipergunakan sebagai bahan untuk merekonstruksi sejarah maka legenda harus bersih dari unsur-unsur yang mengandung sifat-sifat folklor.

Ciri-ciri Cerita Legenda

Oleh yang empunya cerita dianggap sebagai suatu kejadian yang sungguh-sungguh pernah terjadi.

Bersifat sekuler ( keduniawian ) terjadinya pada masa yang belum begitu lampau dan bertempat di dunia seperti yang kita kenal sekarang.

Tokoh utama dalam legenda adalah manusia.

Sejarah, kolektif maksudnya sejarah yang banyak mengalami distorsi karena seringkali dapat jauh berbeda dengan kisah aslinya.

Baca juga: Apa Itu Bentuk Negara dan Bentuk Pemerintahan

Bersifat migration yakni dapat berpindah-pindah sehingga dikenal luas didaerah-daerah yang berbeda.

Bersifat siklus yaitu sekelompok cerita yang berkisar pada suatu tokoh atau kejadian tertentu misalnya di Jawa legenda-legenda mengenai panji.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved