Apa Itu
Apa Itu Ekosistem
Makhluk hidup dan ekosistem tak akan pernah terpisahkan. Lalu, apa itu ekosistem? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian ekosistem.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dalam kehidupan di Bumi, makhluk hidup tak akan terlepas dari ekosistem.
Akan tetapi, sebenarnya apa itu ekosistem? Mengapa hal tersebut begitu penting hingga tak bisa dipisahkan dari kehidupan suatu makhluk hidup?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian ekosistem memiliki makna yang beragam.
Pertama, ekosistem adalah keanekaragaman suatu komunitas dan lingkungannya yang berfungsi sebagai suatu ekologi dalam alam.
Kedua, ekosistem diartikan sebagai komunitas organik yang terdiri atas tumbuhan dan hewan, bersama habitatnya.
Sementara arti yang ketiga, ekosistem adalah keadaan khusus tempat komunitas suatu organisme hidup dan komponen organisme tidak hidup dari suatu liingkungan yang sling berinteraksi.
Dengan demikian, ekosistem ini merupakan suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh sistem timbal balik yang tidak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungan.
Baca juga: Apa Itu Rumus Layang-Layang, Simak Penjelasannya
Ekosistem dapat tercipta apabila dua komponen pembentuknya terpenuhi.
Kedua komponen tersebut, antara lain komponen abiotik dan biotik.
Komponen abiotik adalah komponen yang berisikan makhluk mati.
Dalam unsur ini, adapun faktor yang bisa memengaruhi terbentuknya komponen abiotik:
1. Tanah dan batu, karena struktur fisik dan komposisi mineral yang membatasi penyebaran organisme berdasarkan kandungan sumber makanan.
2. Iklim adalah kondisi cuaca dalam jangka waktu yang lama suatu wilayah. Iklim makro meliputi iklim global, regional, dan lokal.
3. Suhu dapat memengaruhi proses biologi, mamalia dan unggas.
Baca juga: Apa Itu ZEE, Batas Perairan Suatu Negara
4. Ini membutuhkan energi untuk meregulasi temperatur dalam tubuhnya.
5. Air dapat memengaruhi distribusi organisme.
6. Organisme yang ada di gurun beradaptasi terhadap ketersediaan air.
7. Cahaya matahari, kualitas cahaya matahari dapat memengaruhi proses fotosintesis.
8. Intensitas cahaya yang besar bisa meningkatkan suhu.
9. Garam mampu memengaruhi kesetimbangan air yang ada di dalam organisme melalui osmosis.
Sementara itu, komponen biotik berisikan makhluk hidup.
Komponen ini dibagi menjadi dua macam, yakni konsumen (heterotrof) dan pengurai (dekomposer).
Heterotrof adalah komponen ekosistem yang tidak bisa membuat makanan sendiri.
Sementara dekomposer memiliki peran untuk menguraikan bahan-bahan organik yang berasal dari organisme yang telah mati.
Itulah penjelasan mengenai apa itu ekosistem. ( Tribunlampung.co.id/ Virginia Swastika )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-ekosistem-24.jpg)