Breaking News:

Berita Terkini Nasional

Eks Bandara Stanvak PALI Bakal Ditutup untuk Umum, Buntut Aksi Balap Liar Berujung Maut

Pasca aksi balap liar dilakukan segerombolan remaja di lokasi eks bandara PT Stanvak Indonesia, ke depan tidak diperuntukkan untuk masyarakat umum.

Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Dedi Sutomo
SRIPO/REIGAN
Aksi Balap Liar Berujung Maut, Eks Bandara Stanvak PALI Bakal Ditutup untuk Umum 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID  - Pasca aksi balap liar dilakukan segerombolan remaja di lokasi eks bandara PT Stanvak Indonesia yang merenggut dua korban jiwa dan lainnya mengalami luka-luka, ke depan eks bandara diproyeksikan tidak diperuntukkan untuk masyarakat umum.

Eks Bandara PT Stanvak berlokasi di Kelurahan Handayani Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memang kerap dijadikan remaja baik putra dan putri berkumpul melakukan aksi balap liar di lintasan pacu bandara yang kini tak difungsikan.

Lokasi menuju bandara sekira 5 Kilometer dari jalan poros dengan melintasi perkebunan warga dan tak dilengkapi penerangan lampu jalan, sehingga kerap dijadikan tempat berkumpul para pemaja tanggung.

Kapolres PALI, AKBP Rizal AT berkata lokasi bandara memang kerap dijadikan balap liar pada sore hari.

Baca juga: Penampakan Anies Baswedan Diperiksa KPK Soal Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Munjul

Namun demikian, dengan adanya peristiwa naas tersebut yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia akibat kecelakaan dan lima orang lainnya mengalami luka berat dan luka ringan, Satlantas Polres PALI telah berkoordinasi Dinas Perhubungan akan memasang rambu eks bandaraPT Stanvak akan ditutup untuk umum.

"Ke depannya akan ditutup untuk umum, mungkin nanti akan dipasang plang atau rambu-rambu agar tidak dijadikan hal yang tidak semestinya" ungkap Kapolres PALI, AKBP Rizal, Senin (20/9/2021).

Guna mengantisipasi hal serupa kembali terjadi, maka pihaknya bakal gencar melakukan patroli di kawasan tersebut dengan waktu-waktu tertentu.

"Jadwal patrolinya nanti akan diatur. Dilokasi bandara juga sangat gelap pada malam hari. Jadi, ditakutkan akan kembali terjadi hal tak diinginkan," katanya.

Informasi dihimpun kronologi kejadian terjadi pada Minggu (19/9/2021) sekira pukul 17.00 Wib.

Baca juga: Tersangka Penista Agama Muhammad Kece Dapat 10 Luka Lebam Usai Dianiaya di Rutan

Laka lantas terjadi, bermula saat pengendara sepeda motor KLX inisial Dk (15 tahun) dan penumpang sepeda motor Dd (15) dan Pengendara sepeda motor Megapro Fr (15) dan penumpang sepeda motor SN (15) melaju dari arah dalam landasan pacuh menuju keluar, dengan kecepatan sedang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved