Breaking News:

Curanmor di Bandar Lampung

Tersangka Curanmor di Bandar Lampung Seorang Residivis

ersangka pencurian kendaraan bermotor, Wahyu Alif Saputra (18) warga Jalan Pramuka, Rajabasa, Bandar Lampung, ternyata seorang residivis.

Penulis: joeviter muhammad | Editor: soni
dokumentasi
Tersangka pencurian kendaraan bermotor, Wahyu Alif Saputra (18) warga Jalan Pramuka, Rajabasa, Bandar Lampung, ternyata seorang residivis. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tersangka pencurian kendaraan bermotor, Wahyu Alif Saputra (18) warga Jalan Pramuka, Rajabasa, Bandar Lampung, ternyata seorang residivis.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mengungkapkan, tersangka Wahyu sudah dua kali keluar masuk bui.

"Residivis kasus pencurian handphone tahun 2014 dan kasus curanmor tahun 2017," kata Warsito, Senin (27/9/2021).

Warsito menjelaskan, pada perkara tahun di tahun 2014 tersangka Wahyu sudah menjalani kurungan pidana selama 1 tahun 6 bulan.

Namun hal itu tak membuat Wahyu jera, pasalnya tahun 2017 Wahyu kembali berurusan dengan masalah hukum dan dipenjara selama 2 tahun 6 bulan.

Baca juga: Sempat Ketuk Pintu, Remaja di Bandar Lampung Curi Motor Temannya

"Tersangka ini baru keluar dari penjara tahun 2019 kemarin. Kini kembali diamankan dengan kasus yang sama (curanmor)," kata Warsito.

Korban Melapor

 Tim opsnal Polsek Sukarame menangkap seorang pemuda bernama Wahyu Alif Saputra (18).

Warga Jalan Pramuka, Rajabasa, Bandar Lampung ini menjadi tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito menyatakan, Wahyu ditangkap berdasarkan laporan dari korbannya.

Menurut Warsito, aksi curanmor tersebut dilakukan Wahyu di rumah korban Jalan Pembangunan, Waydadi, Sukarame, Bandar Lampung.

"Pencurian motor dilakukan tersangka, pada tanggal 18 September 2021 sekira pukul 11 siang," ujar Warsito, Senin (27/9/2021).

Setelah menerima laporan korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Sehari berselang, tersangka Wahyu berhasil diamankan.

Tersangka langsung digiring aparat yang sedang menyamar hendak membeli motor curian tersebut.

"Saat itu tersangka kita pancing, transaksi jual motor di sekitaran wilayah Korpri, Bandar Lampung," kata Warsito. ( Tribun Lampung.co.id / Muhammad Joviter )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved