Apa Itu

Apa Itu Interaksi Sosial, Ciri-ciri serta Bentuknya

Interaksi sosial begitu penting dalam keseharian. Tapi apa itu interaksi sosial? Berikut penjelasannya.

Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Pixabay.com
Ilustrasi interaksi antarorang. Apa Itu Interaksi Sosial, Ciri-ciri serta Bentuknya. 

1. Proses asosiatif

Proses ini penting untuk integrasi dan kemajuan masyarakat. Dalam proses sosial ini anggota-anggota masyarakat berada dalam keadaan harmoni yang mengarah pada pola-pola kerjasama.

Ada setidaknya empat bentuk dalam proses ini, di antaranya:

a. Kerja Sama

Kerja sama adalah usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Kerjasama biasanya berawal dari kesamaan orientasi.

Bentuk kerja sama dibagi menjadi 4 yaitu kerja sama spontan, kerja sama langsung, kerja sama kontrak, dan kerja sama tradisional.

b. Akomodasi

Akomodasi adalah proses penyesuaian diri orang perorang atau kelompok-kelompok manusia yang semula saling bertentangan.

Proses ini dilakukan sebagai upaya mengatasi ketegangan-ketegangan antara pihak yang bertentangan.

Tujuannya agar tercipta keseimbangan interaksi sosial terkait norma dan nilai dalam masyarakat.

c. Asimilasi

asimilasi adalah proses sosial yang ditandai usaha-usaha mengurangi perbedaan-perbedaan yang terdapat antara orang-perorangan atau kelompok-kelompok manusia.

Proses ini meliputi usaha-usaha untuk mempertinggi kesatuan tindakan, sikap, dan proses mental dengan memperhatikan tujuan dan kepentingan bersama.

d. Akulturasi

Koentjaraningrat mengartikan akulturasi sebagai proses sosial yang timbul bila kelompok manusia kebudayaan tertentu berhadapan dengan unsur-unsur dari kebudayaan asing.

Unsur-unsurnya kebudayaan asing itu lambat laun diterima tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri.

2. Proses diasosiatif

a. Persaingan

Persaingan adalah suatu proses sosial ketika ada dua pihak atau lebih saling berlomba dan berbuat sesuatu untuk mencapai kemenangan tertentu.

Bentuk interaksi sosial ini terjadi bila beberapa pihak menginginkan sesuatu yang jumlahnya sangat terbatas atau sesuatu yang menjadi pusat perhatian umum.

b. Kontravensi

Kontravensi merupakan proses sosial yang ditandai ketidakpastian, keraguan, penolakan, dan penyangkalan yang tidak diungkapkan secara terbuka.

Penyebabnya adanya perbedaan pendirian antara kalangan tertentu dengan kalangan lain dalam masyarakat, atau dengan pendirian masyarakat.

c. Pertikaian

Pertikaian merupakan bentuk lanjut kontravensi artinya perselisihan sudah bersifat terbuka.

Umumnya, terjadi karena perbedaan antara kalangan tertentu dalam masyarakat semakin tajam.

d. Konflik

Menurut Soerjono Soekanto, konflik adalah proses sosial di mana orang perorangan atau kelompok manusia berusaha memenuhi tujuan dengan jalan menantang pihak lawan yang disertai dengan ancaman atau kekerasan.

Baca juga: Apa Itu Negasi dalam Matematika, Berikut Penjelasannya

Itulah penjelasan mengenai apa itu interaksi sosial. ( Tribunlampung,co.id / Virginia Swastika )

Baca apa itu lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved