Wawancara Ekslusif

Progres Mega Proyek Kawasan terintegrasi Bakauheni Lampung

Pemerintah pusat telah menggagas kawasan wisata terintegrasi Bakauheni sebagai megaproyek pembangunan nasional yang telah disetujui oleh Menteri BUMN

Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni
Tribun Lampung/ Bayu Saputra
Kadishub Lampung Bambang Sumbogo 

 TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pemerintah pusat telah menggagas kawasan wisata terintegrasi Bakauheni sebagai megaproyek pembangunan nasional yang telah disetujui oleh Menteri BUMN Erick Thohir. 

Terkait bagaimana kesiapan dan apa saja progres megaproyek tersebut Tribun Lampung berkesempatan mewawancarai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Lampung Bambang Sumbogo. 

Baca juga: Cerita Nelayan Rajungan Lampung Hadapi Tantangan di Masa Pandemi Covid-19

1. Bagaimana progres rencana pengembangan wisata terintegrasi dari Bakauheni hingga Kiluan sejauh ini?

Terima kasih, ini semua sejalan dengan visi dan misi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wagub Chusnunia Chalim (Nunik) terkait ini misi keempat mengembangkan infrastruktur untuk meningkatkan efisiensi produksi dan konektivitas wilayah. 

Terkait konektivitas wilayah ini terkait dukungan perhubungan terhadap infrastruktur atas pelayanan pariwisata. 

Apalagi Gubernur Arinal mengembangkan Bakauheni harbour city, karena disana ada wilayag konsesi pariwisata yang diinginkan seperti daerah pariwisata Nusa Dua Bali. 

Disana pada Oktober akan groudbreaking dulu untuk pembangunan masjid dulu, meliputi ASDP, Pemprov Lampung, PT HK. 

Lalu terkait berharap pengembangan Rumah Sakit internasional dikawasan aero city disekitar Brarti.

Gubernur Arinal juga meminta pusat kesehatan, pengalaman pandemi mau berobat keluar negeri tidak bisa. 

Dan ini memberi inspirasi dibangun pusat kesehatan seperti di Penang Malaysia dikombinasikan pariwisata Lampung.

Akan ada wisata medis dan Lampung ini punya Kiluan, Pahawang dan juga Kiluan. Lalu akan didukung jalan ton, karena jalan tol ini bisa menghubungkan antara bandara dengan pelabuhan Bakauheni.

Lalu, bandara dengan Mesuji, bandara dengan Provinsi Sumsel. Hingga bandara nanti ada ada exit tol khusus dari Lematang ke Pelabuhan Bakauheni, dan nantinya disambung rencana tol laut dari kunyit ke pantai duta. 

Ditangkap jalan dari Telukbetung, Kiluan, hingga kawasan industri Tanggamus. 

2. Apakah sudah ada calon investor-investor yang masuk untuk ikut pengembangan wisata terintegrasi ini?

Jadi begini, kalau yang ada di Bakauheni itu KPBU (Kerjasama Pemerintah Badan Usaha) disana sudah ada MOU yang lama antara ASDP, PT ITDC, PT HK, Pemprov Lampung dan didukung Pemkab Lampung Selatan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved