Apa Itu
Apa Itu Kalimat Aktif, Cek Bedanya dengan Kalimat Pasif
Istilah Kalimat Aktif umum dibahas di dalam bahasa Indonesia. Lalu Apa Itu Kalimat Aktif? Berikut penjelasannya.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Kalimat jenis ini tidak membutuhkan kehadiran obyek atau keterangan.
Kalimat aktif tanpa obyek, tidak dapat diubah menjadi kalimat pasif.
Predikatnya dapat berupa dengan awalan me-, ber-, atau verba aktif.
Verba aktif, misalnya datang, pergi, masuk, kembali, pulang, bangkit, dan sejenisnya.
Jumlah verba aktif yang dapat ditautkan pada kalimat jenis ini jumlahnya lebih banyak.
Contoh:
Obi memasak di dapur.
Ayah berolahraga setiap pagi.
Wendy pulang ke Makassar.
Kalimat Pasif
Mengenali kalimat pasif lebih mudah karena predikatnya mengandung imbuhan di-, ter-, serta ke- dan -an.
Subyek dalam kalimat pastif bukan sebagai pelaku, melainkan sasaran perbuatan.
Pada beberapa kalimat pasif, subyek tidak terlihat atau terselubung tetapi tetap memenuhi syarat keutuhan kalimat.
Menurut Dendy Sugono dalam Sintaksis Bahasa Indonesia: Analisis Fungsi Sintaktik (2019), jika subyek suatu kalimat tidak berperan sebagai pelaku, tetapi sebagai sasaran perbuatan yang dinyatakan predikat, kalimat itu disebut kalimat pasif.
Berikut contohnya:
Baju disertrika Tuti.
Buku dibaca Dodit.
Pasar kencong terbakar.
Balikpapan kebanjiran.
Baca juga: Apa Itu Ovipar dan Contohnya
Itulah penjelasan tentang Apa Itu Kalimat Aktif. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-peribahasa-dalam-pelajaran-bahasa-indonesia.jpg)