Breaking News:

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Tambah Kuota Sekolah untuk PTM Terbatas

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menambah kuota sekolah yang bisa melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Tribunlampung / Dominius Desmantri Barus
Asisten Bidang Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan Badruzzaman. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menambah kuota sekolah yang bisa melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Hal itu dilakukan lantaran selama kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas yang berlangsung dari 20 September sampai 2 Oktober 2021 kemarin.

Tidak terjadi klaster baru dari kegiatan tatap muka di sekolah tersebut.

Asisten Bidang Administrasi Umum (Adum) Setdakab Lampung Selatan Badruzzaman mengatakan Pemkab Lampung Selatan akan menambah jumlah sekolah yang bisa melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah.

Baca juga: PTM Direncanakan Diperluas, MKKS se-Bandar Lampung Usulkan 35 Sekolah

"Setelah uji coba pembelajaran tatap muka terbatas kemarin, ternyata tidak menimbulkan klaster baru dari kegiatan tersebut. Maka kami akan menambah jumlah kuota sekolah yang boleh menggelar tatap muka di sekolah," ujarnya, Minggu (3/10/2021).

"Ahamdulillah saat uji coba pembelajaran tatap muka terbatas kemarin, karena jumlah siswanya juga masih sedikit sehingga tidak menimbulkan klaster baru Covid-19," jelasnya.

"Diskes juga sudah melakukan tes secara acak kepada siswa maupun guru dan hasilnya aman juga,” terangnya.

Badruz menuturkan, untuk kapasitas ruangan masih sama seperti uji coba pembelaharan tatap muka terbatas kemarin yakni 25 persen dari kapasitas ruangan," jelasnya.

Badruz mengatakan kalau pada kegiatan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas sebelumnya jumlah sekolah yang bisa menggelar tatap muka di sekolah berjumlah 34 sekolah, pada kegiatan pembelajaran tatap muka selanjutnya kuota sekolahnya akan ditambah.

"Kalau sebelumnya kan baik PAUD, SD,dan SMP, di masing-masing kecamatan hanya bisa mengajukan 2 sekolah. Nah untuk kegiatan pembelajaran tatap muka selanjutnya kuota sekolahnya akan kita tambah," jelasnya.

"Di tingkat SD saja kuota sekolah yang bisa menggelar pembelajaran tatap muka terbatas sudah di atas 100 sekolah. Begitu juga di tingkat SMP," ungkapnya.

Badruz menjelaskan uji coba pembelajaran tatap muka selanjutnya akan dimulai pada 4-30 Oktober 2021 mendatang.

"Untuk kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas kemarin, itu merupakan fase transisi. Tahapannya masih uji coba," jelasnya.

"Di dalam aturan disebutkan bahwa kegiatan pembelajaran tatap muka dapat dilakukan 2 bulan sejak pembelajaran tatap muka pertama masa transisi. Kalau kegiatan tatap muka tersebut aman, baru pembelajaran dengan kebiasaan baru dapat dilakukan," pungkasnya.

 ( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved