Bandar Lampung

Pencuri Helm di Bandar Lampung Diamuk Massa, Ngaku PNS Saat Diinterogasi Polisi

Seorang pria diamuk massa lantaran kedapatan mencuri helm di area parkiran Stadion Pahoman Bandar Lampung, Sabtu (2/2021) pagi.

Penulis: joeviter muhammad | Editor: soni
dokumentasi
Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol David Jeckson Sianipar. 

TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Seorang pria diamuk massa lantaran kedapatan mencuri helm di area parkiran Stadion Pahoman Bandar Lampung, Sabtu (2/2021) pagi.

Saat diamuk masa pria tersebut sempat berdalih sebagai PNS. Alih-alih percaya dengan alasan nya tersebut, warga justru menyerahkan pelaku ke aparat kepolisian.

Penjaga parkir stadion Pahoman, Firmansyah (34) mengatakan sudah mencurigai gerak gerik pelaku sebelum dipergoki hendak mengambil helm milik pengunjung stadion.

Pasalnya, di area tersebut pengunjung kerap mengeluhkan kehilangan helm di area parkiran.

"Sering hilang helm pengunjung, apalagi waktu lagi rame hari sabtu dan minggu," kata Firmansyah, Minggu (3/10/2021).

Baca juga: Ditlantas Polda Lampung Bagi Helm untuk Pengendara Hafal Lagu Kebangsaan

Karena hal tersebut, Firmansyah yang biasa menjaga parkir jadi ekstra hati hati. Hasilnya, Sabtu pagi kemarin ia berhasil memergoki pelaku.

"Kejadian nya sekitar jam 8 pagi, helm merek KYT milik pengunjung sini," kata Firmansyah.

Saat dipergoki, pelaku spontan melarikan diri. Tak kalah sigap, Firmansyah langsung mengejar pelaku.

Sambil teriak meminta pertolongan, pelaku akhirnya berhasil dicegah oleh warga sekitar.

Beruntung saat jadi bulan bulanan warga, datang aparat kepolisian meredam emosi warga.

Firmansyah mengaku tak mengenal pelaku. Namun saat diinterogasi petugas, pria tersebut mengaku seorang PNS.

"Ngakunya PNS dari dinas PU, kalau dinasnya di Provinsi atau Kota saya kurang tahu," kata Firmansyah.

Sementara itu, Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol David Jeckson Sianipar membenarkan penyerahan seorang pelaku pencurian helm.

Namun dirinya belum dapat mengungkapkan indentitas pelaku tersebut. "Iya betul, kejadian nya pagi (sabtu) kemarin," kata David.

Menurut David saat ini pihaknya masih meminta keterangan pelaku dan sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Mengenai pengakuan pelaku yang menyebut seorang PNS di dinas PU, pihaknya masih cross cek kebenarannya.

"Informasi nya seperti itu, saat ini yang bersangkutan masih kita periksa lebih lanjut," kata David.( Tribun Lampung.co.id / Muhammad Joviter )

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved