Breaking News:

Tempat Wisata

Tempat Wisata di Bandung, Curug Cinulang yang Konon Bikin Enteng Jodoh

Konon, tempat wisata di Bandung ini menyimpan mitos soal enteng jodoh bagi pengunjung yang datang sendirian ke Curug Cinulang.

Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Ilustrasi Curug Cinulang. Tempat Wisata di Bandung, Curug Cinulang yang Konon Bikin Enteng Jodoh. 

Curug Jagapati berada di Desa Neglasari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut.

Curug Jagapati memiliki jarak tempuh sekitar dua jam perjalanan dari jalan utama Garut-Cikajang.

Untuk menuju Curug Jagapati, pengunjung haris berhalan kaki.

Dengan begitu, pengunjung disarankan untuk mengenakan alas kaki yang aman saat akan mengunjungi Curug Jagapati.

Pengunjung tak hanya akan dimanjakan dengan pemandangan air terjun saja, pengunjung akan disuguhi dengan suasana rindan dan astinya pepohonan yang ada di lokasi Curug Jagapati.

Spot foto yang paling dikejar oleh pengunjung adalah latar Curug Jagapati yang memiliki air terjung bertumpuk yang sangat indah.

Pengunjung dapat menikmati kolam renang alami yang cocok sebagai yempat menyegarkan bandan setelah perjalan jauh untuk menuju Curug Jagapati ini.

Airnya yang segar dan jernih dapat mengobati rasa lelah anda saat berkunjung ke Curug Jagapati.

2. Curug Cikondang

Curug Cikondang belakangan ini memang menjadi destinasi wisata alam yang mulai banyak didatangi pengunjung.

Curug Cikondang berada di Desa Sungkadana, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur, berjarak sekitar 37 kilometer dari pusat Kota Cianjur.

Curug Cikondang memiliki karakter yang unik dibandingkan curug lainnya.

Curug Cikondang ini memiliki air terjun yang tak terlalu tinggi, namun cukup lebar untuk golongan air terjun lainnya.

Bahkan, Curug Cikondang kerap dijuluki Niagara Mini selain Curug Malela di Bandung Barat.

Paduan air terjun yang indah dan panorama alam yang hijau bisa menyegarkan mata dan menenangkan jiwa. Tak heran banyak pengunjung yang datang dari berbagai daerah yang menjadikan Curug Cikondang sebagi tujuan wisata khususnya untuk menghabiskan waktu di akhir pekan.

Tak hanya dapat menikmatai pemandangan alam di sekitarnya yang hijau dan asri, pengunjung juga bisa memacu ardernalin dengan Canyoning tepat di dalam curug itu.

Safety dijamin aman karena akan dipandu langsung oleh tim lifeguard Curug Cikondang.

Curug Cikondang juga menyediakan fasilitas lahan untuk tenda bagi wisatawan yang mau bermalam di dekat Curug Cikondang.

Anda bisa membayangkan bagamana serunya menginap sambil ditemani suara derasnya air Curug Cikondang.

3. Curug Cikaso

Curug Cikaso menjadi salah satu air terjun paling keren  yang ada di Jawa Barat.

Curuh Cikasi adalah salah satu bagian dari Geopark Ciletuh.

Curug Cikaso berada di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi. 

Untuk sampai ke Curug Cikaso, dari pintu masuk destinasi, pengunjung dapat memakai perahu sekitar satu kilometer menyusuri sebuah sungai atau bisa jalan kaki sambil melihat pesawahan dan pepohonan.

Curug Cikaso menawarkan keindahan air terjun yang Jernih berwarna hijau kebiruan yang dikelilingi pepohonan yang rimbun.

Saking indahnya banyak pengunjung uang menganggap curug ini seperti lukisan.

Air dari Curug Cikaso ini memiliki tiga jalur air terjun cantik yang diberi nama Curug Asepan (kiri), Curug Meong (tengah), dan Curug Aki (kanan).

Ketiga tumpahan air tersebut ditampung sebuah kolam besar yang mengundang untuk berenang atau bermain air. 

Mengutip dari jabat.tribunnews.com Minggu (3/10/2021), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, mengatakan larangan mudik yang ditetapkan pemerintah diprediksi membuat kunjungan destinasi wisata yang dilakukan wisatawan lokal akan meningkat secara signifikan. 

menurutnya hal tersebut harus diantisipasi dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat agar tidak ada klaster kasus Covid-19.

Dedi mengaku sudah menggelar rapat khusus secara virtual pada pertengahan pekan bersama kepala dinas pariwisata di 27 kota kabupaten serta tim dari JDS.

Beberapa langkah disiapkan, yaitu menguatkan penjagaan kapasitas kunjungan wisatawan, melakukan tes antigen, mengoptimalkan gugus tugas.

“Kami tentunya menyosialisasikan protokol kesehatan, menjaga CHSE serta memberlakukan uji coba mass tracing QR code di destinasi wisata untuk memudahkan melacak kontak erat dan mengetahui kapasitas serta kepadatan pengunjung di lokasi destinasi wisata,” ujar Dedi Taufik.

Ia berharap semua Kepala Dinas Pariwisata di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat dapat berkomitmen bersama untuk mengedepankan keselamatan masyarakat dari pandemi Covid-19 sejalan dengan adagium Keselamatan Rakyat adalah Hukum yang tertinggi.

Pelaksanaan rapid tes antigen baik waktu dan lokasi akan dilakukan bersama dengan divisi pencegahan Covid-19 Provinsi Jawa Baratdengan SDM dilapangan dibantu oleh Dinkes kabupaten/kota yang dikordinasikan oleh para kadis pariwisata kabupaten/kota.

“Kita harus mengedepankan keselamatan rakyat dan tidak ada kluster baru di libur panjang ini.”

“Harus menjadi komitmen bersama, tidak hanya dari dinas kabupaten dan kota, tapi juga dengan para pelaku wisata," lanjutnya.

Saat masa pandemi seperti ini, semua sepakat kapasitas wisata hanya 50 persen.

Baca juga: Tempat Wisata di Bandung, Nikmati Keindahan Matahari Terbit di Sunrise Point Cukul

Pihaknya juga melakukan sosialisasi ke tempat wisata untuk prokes, gugus tugas, dan kapasitas pengunjung. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )

Baca tempat wisata di Bandung lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved