PON Papua 2021

Aturan Karantina Bagi Kontingen dan Petugas di PON XX Papua 2021 yang Positif Covid-19

Simak berikut ini aturan karantina bagi kontingen dan petugas yang terlibat dalam Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021.

TribunJakarta.com/Wahyu Septiana
Ilustrasi suasana di GOR Cendrawasih, Kota Jayapura, yang menjadi venue pertandingan tinju PON Papua, pada Selasa (5/10/2021). Simak berikut ini aturan karantina bagi kontingen dan petugas yang terlibat dalam Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PAPUA - Simak berikut ini aturan karantina bagi kontingen dan petugas yang terlibat dalam Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua 2021.

Diketahui, hingga Senin (11/10/2021), total kasus positif Covid-19 di ajang PON Papua 2021 tercatat sebanyak 83 orang.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito menyatakan, penyintas Covid-19 dan panitia yang terlibat dalam PON harus melakukan tes RT-PCR dua kali.

Selain itu, mereka juga diharuskan menjalani karantina selama lima hari.

Menurutnya hal itu sebagai bentuk kewaspadaan.

Baca juga: Kericuhan di Cabor Gulat PON XX Papua 2021, Gusti Randa Sampaikan Permohonan Maaf

"Sebagai bentuk kehati-hatian setiap kontingen walaupun sudah melakukan tes sebelum perjalanan, tetap wajib melakukan tes ulang dua kali."

"Saat tiba di daerah asal yang diikuti karantina lima hari di fasilitas yang telah disediakan Satgas atau pemerintah daerah setempat," kata Wiku dalam konferensi pers secara daring, Selasa (12/10/2021).

Sementara itu, bagi atlet, ofisial, hingga wartawan yang terpapar Covid-19 tidak akan diizinkan pulang ke daerah asal, apabila belum dinyatakan negatif.

"Penanganan kasus positif yang ditemukan selama perhelatan PON XX berlangsung akan langsung diisolasi di tempat sebelum diizinkan pulang ke daerah asal sampai hasil tesnya negatif," sambung Wiku.

Lebih lanjut, Wiku juga menyebut, pihaknya telah mengeluarkan addendum kedua Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Baca juga: UPDATE Perolehan Medali PON XX Papua 2021, Lampung Peringkat 9 Total 31 Medali

Adapun dalam addendum ketentuan F menyebutkan seluruh Kontingen PON XX Papua 2021, Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON, anggota KONI Pusat, serta pegawai kementerian/lembaga yang mengikuti atau bertugas di kegiatan PON XX Papua 2021 diminta untuk menjalankan protokol kesehatan.

Artinya, dalam kurun waktu tujuh hari mereka yang bertugas di PON Papua wajib menjalankan protokol kesehatan pada saat datang di tempat asalnya.

Protokol kesehatan yang dimaksud yakni tes RT-PCR dan karantina selama 5x24 jam di fasilitas karantina/isolasi terpusat yang telah ditunjuk dan disiapkan oleh Pemerintah Provinsi dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah masing-masing.

Jika hasil tes RT-PCR menunjukkan positif Covid-19, maka dilakukan perawatan/isolasi di rumah sakit yang ditunjuk oleh Pemerintah Daerah.

Kemudian, pada hari ke-4 karantina, dilakukan tes RT-PCR kedua. Jika hasil tes menunjukkan negatif Covid-19.

Maka yang bersangkutan diperkenankan melanjutkan perjalanan dan dianjurkan untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari serta menerapkan protokol kesehatan.

Namun, jika hasil RT-PCR kedua menunjukkan positif Covid-19, maka dilakukan perawatan/isolasi di rumah sakit yang ditunjuk oleh Pemerintah Daerah.

Pemeriksaan tes RT-PCR ini dilakukan di laboratorium yang telah terverifikasi oleh Kementerian Kesehatan dan terhubung ke sistem PeduliLindungi. 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved