Breaking News:

Lampung Selatan

Gagal Vaksin, Seorang Wanita Menangis di Pintu Gor Way Handak Lampung Selatan

Seorang wanita terlihat menangis sesegukan di pinggir pintu masuk Gor Way Handak, lantaran gagal vaksin memiliki riwayat penyakit bawaan (komorbit).

Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Baru
Seorang wanita bernama Desi warga Desa Gunung Terang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Kalianda terlihat menangis sesegukan di pinggir pintu masuk Gor Way Handak, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, tidak bisa divaksin, karena memiliki riwayat penyakit bawaan (komorbit) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Seorang wanita terlihat menangis sesegukan di pinggir pintu masuk Gor Way Handak, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Barang diketahui wanita tersebut bernama Desi warga Desa Gunung Terang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Kalianda gagal vaksin, karena memiliki riwayat penyakit bawaan (komorbit)

Desi mengatakan dirinya sudah mengantri dari pagi untuk divaksin, namun saat sampai di meja screaning dan ditanya beberapa pertanyaan untuk syarat vaksin dirinya ternyata tidak bisa di vaksin.

"Dari pagi saya sudah mengantri di sini buat di vaksin. Saya udah dapat nomor antrian. Lalu saya menuju ke meja screaning. Petugas mengajukan beberapa pertanyaan tentang riwayat penyakit saya," katanya, Rabu (13/10/2021).

"Tak lama kemudian petugas bilang ke saya kalau saya tidak bisa di vaksin, karena saya memiliki riwayat panyakit bawaan (komorbit)," jelasnya.

Baca juga: Wisata Lampung, Permandian Hitz di Lampung Selatan Way Tebing Ceppa (WTC)

Desi pun mengaku dirinya memang memiliki penyakit bawaan yakni sesak nafas dan asam lambung.

"Saya punya penyakit sesak nafas dan asam lambung. Jadi kata petugasnya tadi saya tidak bisa di vaksin. Saya pun kecewa," katanya.

"Karena syarat untuk mengurus administrasi atau dokumen, program bantuan dan lainnya akan diputus kalau tidak punya sertifikat vaksin. Makanya saya rela jauh-jauh datang ke sini," ungkapnya.

Desi mengatakan dirinya diminta untuk mengecek kesehatannya terlebih dahulu sebelum melakukan vaksin.

"Tadi petugasnya ngomong, saya disuruh cek kesehatan dulu sebelum di vaksin. Kalau sekiranya tidak ada masalah dengan penyakit saya, baru mereka mau memvaksin saya," terangnya.

Baca juga: Hasil Tes SKD CPNS dan PPPK Lampung Selatan Segera Diumumkan, Simak Tanggalnya

"Mereka juga memberikan solusi kepada saya dengan membuatkan surat keterangan bahwa saya tidak bisa divaksin karena memiliki penyakit bawaan," jelasnya

"Jadi saya tidak terkendala ketika mau mengurus administrasi atau bantuan lainnya," ungkapnya.

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Joniyansah mengatakan bagi masyarakat yang memikiki riwayat penyakit bawaan tidak dapat di vaksin.

"Masyarakat yang memikiki riwayat penyakit bawaan tidak dapat di vaksin. Tapi kami akan membantu mereka membuatkan surat keterangan bahwa mereka tidak dapat di vaksin karena memiliki riwayat penyakit," katanya.

"Seperti yang kita tahu untuk mengurus sesuatu kan sekarang diminta melampirkan sertifikat vaksin. Supaya mereka tidak terkendala saat proses administrasi, kita akan buatkan surat keterangan," tutupnya. ( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved