Kesehatan
Halo Dokter, Apa Itu Gagal Napas dan Seperti Apa Gejalanya
Gagal napas merupakan satu istilah dalam dunia kedokteran. Dimana kondisi ini bisa menyebabkan kematian.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Gagal napas merupakan satu istilah dalam dunia kedokteran. Dimana kondisi ini bisa menyebabkan kematian.
Sistem pernapasan diketahui berperan dalam mengirim oksigen ke darah dan membuang karbondioksida pada tubuh.
Dalam laman MedlinePlus, gagal napas diartikan sebagai kondisi gagalnya organ pernapasan melakukan fungsinya dengan baik.
Umumnya hal ini terjadi karena darah tidak mendapatkan banyak oksigen atau tubuh terlalu banyak menghirup karbondioksida.
Alhasil, tubuh akan mengalami kekurangan oksigen dan membuat hampir seluruh organ tubuh, seperti paru-paru, jantung, dan otak, tidak bisa berfungsi dengan baik.
Baca juga: Halo Dokter, Manfaat Happy Lift 4D Treatment untuk Kecantikan Wajah
Senyawa karbondioksida yang seharusnya dibuang pun kemudian menumpuk di dalam tubuh dan berubah menjadi racun.
Peristiwa ini pun bisa dikatakan sebagai kondisi gawat darurat.
Gagal napas merupakan penyebab yang umum dan penyebab utama kesakitan dan kematian.
Kondisi ini juga menjadi penyebab utama kematian dari pneumonia dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
Di Inggris, sebanyak 2,9% kasus PPOK masuk ke instalasi perawatan intensif akibat gagal napas.
Baca juga: Halo Dokter, Apa Itu Pneumonia dan Siapa yang Rentan Terinfeksi
Secara umum, gagal napas bisa dibedakan menjadi dua, yaitu gagal napas hipoksemik dan gagal napas hiperkapnik.
Seseorang bisa mengalami dua jenis gagal napas dalam satu waktu.
1. Gagal napas hipoksemik (tipe 1)
Dilansir dari Medscape, gagal napas hipoksemik atau gagal napas tipe 1 ini bisa ditandai dengan tekanan oksigen di arteri berada kurang dari 60 mmHg.
Kondisi ini pun terjadi akibat tubuh mengalami kegagalan difusi oksigen dari alveolus ke sirkulasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/halo-dokter-apa-itu-gagal-napas.jpg)