Kesehatan
Halo Dokter, Penyebab dan Cara Obati Scabies
Owner Ganta Sehat Medical Center Way Kanan dr Aldo Aprizo mengatakan, gejala scabies adalah bentol-bentol kemerahan, tidak ada batas, dan rasanya gata
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh gigitan kutu atau tungau, yang biasanya berada bantal, guling, kasur, seprei, sofa, handuk, pakaian, dan di tempat-tempat yang lembap.
Owner Ganta Sehat Medical Center Way Kanan dr Aldo Aprizo mengatakan, gejala scabies adalah bentol-bentol kemerahan, tidak ada batas, dan rasanya gatal.
Gatal paling terasa saat malam hari.
Jika gatal digaruk, akan ada kehitaman bekas garukan.
Baca juga: Halo Dokter, Cara Mengatasi Eksim Atopik
Inilah yang menjadi ciri khas dari scabies.
"Scabies biasanya muncul di area lipatan tubuh, seperti di sela-sela jari kaki dan tangan, atau di lipatan lengan," ujar dr Aldo, Kamis (14/10/2021).
Aldo menjelaskan, scabies dapat menular, dan penularannya sangat cepat.
Itu sebabnya orang yang paling sering atau paling berisiko mengalami scabies adalah mereka yang tinggal dan tidur dalam satu tempat.
“Apalagi kalau yang tinggal dan tidur dalam satu tempat jumlahnya banyak, makin berisiko mengalami scabies, seperti anak-anak yang tinggal di asrama,” tuturnya.
Baca juga: Halo Dokter, Dampak Eksim Atopik pada Kulit
Scabies tidak bisa terus dibiarkan.
Penderita dikhawatir tidak tahan dengan rasa gatal yang muncul sehingga menggaruknya.
"Kalau kita menggaruk, kan kita tidak tahu apakah saat menggaruk tangan kita ada bakteri atau tidak. Kalau ada bakteri, bisa bernanah scabiesnya," beber Aldo.
Untuk itu, jika mengalami scabies, segera datang ke dokter untuk mendapatkan resep berupa salep dan obat gatal.
Jika sudah telanjur bernanah, dokter juga akan memberikan antibiotik.
Setelah mendapatkan pengobatan, scabies akan sembuh.
Agar tidak kena scabies lagi, harus dilakukan pencegahan.
Caranya berendam dalam air panas atau berjemur. Karena kutu atau tungau lebih cepat mati jika terkena panas.
"Cara lain tidak bersentuhan dengan orang yang mengalami scabies. Jika tidur satu kamar dengan orang itu, sebaiknya pisah kamar dulu," ucap dr Aldo.
( Tribunlampung.co.id / Jelita Dini Kinanti )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/sederet-efek-buruk-terlalu-sering-makan-junk-food.jpg)