Kesehatan
Halo Dokter, Apa Itu Bisul
Desidera menjelaskan, bisul disebabkan oleh bakteri. Awalnya bakteri ini hanya ada di kulit.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bisul adalah penyakit kulit yang sering dialami setiap orang.
Tak sedikit yang menyebutkan bisul disebabkan karena terlalu banyak mengonsumsi telur.
Benarkah?
Dokter Desidera Husadani SpDV mengatakan, anggapan itu hanyalah mitos belaka.
Baca juga: Halo Dokter, Apa Itu Penyakit Kulit Scabies dan Bagaimana Cara Mengatasinya
Menurutnya, bisul tidak ada kaitannya dengan telur atau makanan lain.
Desidera menjelaskan, bisul disebabkan oleh bakteri.
Awalnya bakteri ini hanya ada di kulit.
Bakteri bisa masuk ke dalam kulit melalui luka.
Selain itu, bisa juga karena kulit yang sering digaruk atau menggunakan alat cukur.
Baca juga: Halo Dokter, Penyebab dan Cara Obati Scabies
Ciri-ciri bisul adalah adanya benjolan di bawah kulit yang menonjol.
Benjolan itu berwarna merah, disentuh terasa hangat, dan jika dipencet sakit.
Bisul bisa muncul di kulit tubuh mana saja.
Terutama yang tertutup, sering tertekan, dan sering terkena gesekan.
Kemunculan bisul bisa hanya satu, namun bisa juga dalam jumlah yang banyak.
"Selama ini kebanyakan orang tahu bisul jumlahnya hanya satu. Tapi sebenarnya bisa muncul dalam jumlah banyak di area kulit mana pun," kata Desidera, Jumat (15/10/2021).
Di awal kemunculannya, bisul berukuran kecil.
Namun jika bisul ini terus dibiarkan, lama-kelamaan akan membesar dan muncul mata berwarna putih.
Selanjutnya bisul akan pecah dan keluar nanahnya.
Bisul ini akan menimbulkan bekas jika sudah sembuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/dokter-desidera-husadani.jpg)