Kesehatan

Halo Dokter, Apa Itu Kanker Paru-paru

Meski bukan penyakit menular, kanker paru-paru adalah penyakit mematikan. Lalu, apa itu kanker paru-paru?

Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Kompas.com
Ilustrasi kanker paru-paru. Halo Dokter, Apa Itu Kanker Paru-paru 

Kanker paru-paru sejauh ini merupakan penyebab utama kematian akibat kanker di antara pria dan wanita, mencapai hampir 25%.

Setiap tahunnya, lebih banyak orang meninggal karena kanker paru-paru daripada gabungan kanker usus besar, payudara, dan prostat.

Secara keseluruhan, kemungkinan seorang pria akan terkena kanker paru-paru dalam hidupnya adalah sekitar 1 dari 15. Sedangkan untuk seorang wanita, risikonya sekitar 1 dari 17.

Angka-angka ini mencakup orang yang merokok dan tidak merokok.

Bagi orang yang merokok, risikonya jauh lebih tinggi, sedangkan bagi mereka yang tidak merokok, risikonya lebih rendah.

Jenis kanker paru-paru

Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Badung, Bali menuliskan terdapat dua jenis kanker paru-paru primer berdasarkan jenis selnya, yaitu kanker paru-paru sel kecil (small-cell lung cancer/SCLC) dan kanker paru-paru non-sel kecil (non-small-cell lung cancer/NSCLC).

Kanker paru-paru non-sel kecil berpeluang empat kali lebih sering terjadi dibandingkan dengan kanker paru-paru sel kecil.

Kanker paru-paru sel kecil (SCLC) biasanya hanya menimpa para perokok berat dan penyebarannya lebih cepat dibandingkan dengan kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC).

Untuk mengetahui lebih dalam perihal jenis kanker paru-paru ini, berikut penjelasan selengkapnya yang dilansir dari laman cancer org.

1. Kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC)

Sekitar 80-85% dari kanker paru-paru adalah NSCLC. Subtipe utama NSCLC adalah adenokarsinoma, karsinoma sel skuamosa, dan karsinoma sel besar.

Subtipe ini dimulai dari berbagai jenis sel paru-paru yang kemudian dikelompokkan sebagai NSCLC.

Hal tersebut karena pengobatan dan prognosisnya (pandangan) seringkali serupa.

Pada tipe Adenokarsinoma, biasanya kanker yang ditandai dengan keluarnya zat seperti lendir.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved