Berita Terkini Artis
Kaget Dimarahi Baim Wong, Kakek Suhud: Saya Juga Diam Aja
Kakek Suhud yang sempat dimarahi Baim Wong mengaku tak menyangka akan mendapatkan perlakukan tersebut.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Kakek Suhud yang sempat dimarahi Baim Wong mengaku tak menyangka akan mendapatkan perlakukan tersebut.
Kakek Suhud adalah orang tua yang dimarahi oleh Baim Wong yang videonya menjadi viral di media sosial.
Video tersebut menuai beragam tanggapan dari publik. Banyak yang menyayangkan sikap suami Paula Verhoeven yang dinilai tidak sopan.
Hal itu membuat nama Baim Wong dan kakek Suhud kini tengah menjadi perbincangan hangat publik.
Baru-baru ini kakek Suhud buka suara terkait kronologi kejadian yang menimpanya.
Hal itu ia sampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube KH Infotaiment, Selasa (12/10/2021).
Baca juga: Marahi Kakek Suhud Ketika Istri Lahiran, Baim Wong Tulis Pesan untuk Anak Keduanya
Baca juga: Akui Tindakannya Tak Sopan, Baim Wong Minta Maaf pada Kakek Suhud
Kakek Suhud ini mengaku sebagai pedagang buku rohani Islam.
Kala itu, kakek Suhud mengungkapkan dirinya baru selesai menunaikan ibadah salat jumat di masjid yang dekat dengan rumah orang tua Baim Wong.
“Saya waktu itu selesai Salat Jumat di masjid, motor saya parkir dengan dagangan saya,” kata kakek Suhud.
Tak berselang lama, kakek Suhud melihat Baim Wong melintas dengan mengendarai sepeda motor di depan masjid.
“Selesai salat saya keluar dari masjid, saya lihat ada motor gede melintas. Pikir saya itu Pak Baim yang suka ngasih ke orang-orang,” tambahnya.
Melihat Baim Wong, kakek Suhud berniat menghampiri Baim untuk menawarkan dagangannya.
Kakek Suhud pun mengakui saat itu ia mengendarai motor ke arah rumah orang tua Baim Wong hingga akhirnya bertemu.
Pada saat itu, kakek berusia 77 tahun itu meminta agar Baim Wong membantunya untuk membeli dagangannya.
Akan tetapi, Baim Wong malah menyebut bahwa kakek Suhud ingin menyerempet dirinya.
“Terus waktu di RS Bunda ada mobil melintas, disangka Pak Baim saya nyerempet. Di situ saya bilang tolong bantu saya karena saya jualan buku-buku rohani Islam,” terangnya.
Alih-alih mendapatkan bantuan, kakek Suhud langsung menerima perkataan yang kurang mengenakan dari ayah dua anak itu.
Bapak tua itu malah disebut sebagai pengemis yang memalukan karena meminta-minta.
“Ternyata nangkepnya salah Pak Baim, langsung ‘kamu udah tua minta-minta, malu-maluin,” ujar kakek Suhud menirukan perkataan Baim Wong.
Kakek Suhud pun kaget dengan perkataan yang dilontarkan Baim Wong, ia pun memilih untuk diam.
Ia tak menyangka akan diperlakukan seperti itu oleh Baim Wong yang dikenal sebagai orang yang ramah dan baik.
“Saya juga diam aja, kok begini caranya dilihat baik kenapa sama saya begini,” ujarnya.
Kakek Suhud menyayangkan tindakan Baim Wong yang meledeknya di depan para driver ojek online.
Artis 40 tahun itu diketahui memarahi dan menolak membantu dagangan kakek Suhud.
“Terus di situ ngeledek saya, ngasih-ngasih duit ke ojol. Ada berapa orang saya nggak paham,” sambungnya.
Meski begitu, kakek Suhud tak mau ambil pusing dengan sikap Baim Wong dan berpikir bahwa saat itu bukanlah rezekinya.
“Mungkin lagi apes atau bukan rezeki saya, jadi saya ngalah aja,” tambahnya.
Kakek Suhud pun mengaku tak tahu menahu jika dirinya dijadikan konten video YouTube oleh Baim Wong.
Ia tak menyadari ada beberapa tim YouTube Baim Wong yang merekam kejadian itu.
“Nggak tahu (ada kamera dan direkam), tahu-tahu ada timnya dia ada beberapa orang,” ucapnya.
Meski begitu, kakek Suhu mengatakan siap memaafkan Baim Wong atas kejadian tersebut.
“Namanya muslim, Allah aja pemberi maaf kalau dia minta maaf saya bersedia,” bebernya.
Kakek Suhud menyebut tak menyimpan rasa dendam kepada Baim Wong.
“Saya nggak dendam orangnya, apa adanya gitu karena posisinya saya di bawah,” tuturnya.
Kronologi Baim Wong Marahi Seorang Kakek
Sebelumnya, Baim Wong juga memberikan penjelasan terkait kronologi kejadian tersebut.
Penjelasan itu ia ungkapkan dalam sebuah video berdurasi 7 menit 18 detik di Instagramnya, Senin (11/10/2021) malam.
Baim mengaku bahwa kakek itu sudah mengikutinya sejak keluar dari rumah sakit.
Dikatakan Baim, saat itu putra sulungnya Kiano Tiger Wong mengajak jalan naik motor usai dari rumah sakit.
“Nah bermula dari sini ketika saya keluar dari rumah sakit, tiba-tiba ada oranglah mendekati saya pakai motor dan itu mepet,” kata Baim Wong.
Suami Paula Verhoeven itu menyebut kakek tersebut sampai memepet motor Baim.
Hal itu dinilai Baim Wong sangat membahayakan karena posisinya ia tengah mengendarai motor bersamanya.
“Kita lagi jalan dan dia mepet kita, dan itu bahaya banget. Saya lagi bawa anak lagi,” tambah Baim.
Saat memepet ke motor Baim, lanjutnya, bapak tua itu tiba-tiba langsung meminta uang.
Cara bicara dan meminta yang dilakukan kakek itulah yang tak disukai oleh Baim Wong.
“Misalkan bosque ada di posisi saya waktu itu, mungkin persepsinya akan beda banget. Dan mungkin ya, sangat berbedalah. Dari cari ngomong, cara dia minta, nggak banget deh,” ungkap Baim.
Baim mengungkapkan saat itu ia sudahberusaha menegur dengan baik.
Ia pun memberikan pesan kepada kakek tersebut atas tindakannya yang berbahaya.
Lalu, lanjut Baim, ia kembali melanjutkan perjalanan menuju ke rumah orang tuanya.
Namun, kakek tersebut tak berhenti dan justru berteriak meminta uang kepada Baim.
“Saya lanjut lagi dan akhirnya ketika saya naik motor sama Kiano, dia teriak di belakang ‘Baim minta uang, Im, Im minta uang’, saya lihat dia masih ngikutin saya,” beber Baim.
“Saya paling kesal dengan itu (mengemis), saya nggak suka,” tegasnya.
Setelah sampai di rumah, rupanya kakek tersebut sudah muncul di belakang Baim.
“Saya ke rumah lah lumayan jauh sih, dan tiba-tiba dia muncul lagi setelah 15 detiklah saya sampai. Dan kembali meminta uang sama saya bosque,” sambungnya.
Melihat sikap dan tindakan bapak tua itu, Baim Wong akhirnya menghampiri kakek tersebut dan memberikan pesan.
“Di situ saya lumayan agak ini sih, saya bilang ‘Pak, tolong jangan dengan cara seperti ini, jangan, nggak boleh’,” lanjut Baim.
Baim menyatakan bahwa ia memang gemar menolong orang, tapi ia tak suka dengan cara orang memanfaatkan kelemahannya.
“Saya kurang suka orang manfaatin kelemahan saya. Saya jalan nggak gubris, terus ke rumah dan berhenti eh dia muncul lagi,” tuturnya.
Sikap Baim Wong yang memberikan uang kepada driver ojek online di depan kakek itu pun merupakan salah satu cara Baim untuk menegur kakek tersebut.
Ayah dua anak ini menyebut aksinya yang kerap membantu orang banyak itu memang dari hari hatinya bukan gimmick.
“Saya melakukan semuanya dengan hati, saya mau ngasih orang sesuai hati saya. Toh itu uang-uang say ajuga. Kalau semisalkan ada persepsi yang berbeda dari kalian, saya nggak apa-apa banget. Karena pemikiran orang beda-beda sih,” ungkapnya.
Atas sikapnya itu, Baim Wong pun meminta maaf seandainya ada orang yang tidak setuju dengan tindakan dan pendapatnya.
“Itu persepsi saya, mau atau nggak (mau) diterima, nggak apa-apa. Yang penting saya sudha ngomong seperti ini,” ujar Baim.
Meski begitu, Baim Wong mengaku tidak menyesali atas tindakannya kepada kakek tersebut.
“Saya tidak menyesali apa yang saya lakuin, tapi kalau misalkan ada pihak-pihak yang tidak suka, saya minta maaf. Tapi ya itu diri saya, saya mau jadi diri saya apa adanya, nggak mau munafik,” pungkasnya. ( Tribunlampung.co.id / Putri Salamah )