Kesehatan
Halo Dokter, Cara Mengobati dan Mencegah GERD
GERD akan menyebabkan timbulnya rasa panas di dada dan ulu hati. Ini merupakan gejala tipikal atau gejala khas GERD.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Asam lambung, normalnya selalu berada di lambung.
Tapi asam lambung tersebut bisa naik ke kerongkongan (esofagus) yang disebut sebagai GERD (gastroesophageal reflux disease).
dr Riyan Wahyudo dari Rumah Sakit DKT Bandar Lampung mengatakan, GERD disebabkan oleh lower esophageal sphincter (LES) yang merupakan penutup antara esofagus dan lambung lemah.
GERD akan menyebabkan timbulnya rasa panas di dada dan ulu hati.
Ini merupakan gejala tipikal atau gejala khas GERD.
GERD juga akan menyebabkan mual, muntah, sulit menelan, dan batuk.
Menurut dr Riyan, jika kita mengalami GERD kita bisa reflek mengalami batuk.
"Selain itu juga akan menyebabkan regurgitasi yakni makanan yang sudah ditelan dan masuk ke dalam lambung naik lagi ke esofagus," kata dr Riyan, Kamis 21 Oktober 2021.
Faktor risiko GERD ada banyak.
Diantaranya adalah sering makan makanan yang asam dan pedas, sering merokok dan karena kegemukan yang menyebabkan tekanan perutnya menjadi kuat.
Tekanan perut yang kuat, akan membuat tekanan juga pada lambungnya.
Sehingga asam lambung akan naik lagi ke kerongkongan.
Biasanya hal ini paling sering dialami oleh laki-laki.
Jika mengalami GERD sebaiknya langsung ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan, karena khawatirnya rasa panas di dadanya bukan karena GERD, tapi karena masalah di jantung.
Kalau sudah dipastikan karena GERD, dokter akan memberikan pengobatan untuk mengatasi GERDnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/halo-dokter-cara-mengobati-dan-mencegah-gerd.jpg)