Berita Terkini Nasional

Ada Tamu Berkunjung ke Rumah Tuti sebelum Kasus Pembunuhan di Subang Terjadi

Satu hari sebelum peristiwa tragis pembunuhan di Subang, suami dan ayah korban Yosef sempat menemui seseorang di TKP pembunuhan.

Kolase Tribun Lampung
TKP pembunuhan di Subang (kiri). Foto Yosef bertopi merah saat hendak memasuki Satreskrim Polres Subang, Senin (6/9/2021). (Tribun Jabar/Dwiki MV) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Satu hari sebelum peristiwa tragis pembunuhan di Subang, suami dan ayah korban Yosef sempat menemui seseorang di rumah Tuti Suhartini yang jadi TKP pembunuhan.

Orang bernama Deden tersebut datang ke rumah Tuti Suhartini dan sempat menemui Yosef di dalam rumah, sedangkan Tuti dan Amalia Mustika Ratu ada halaman rumah melihat bulan purnama.

Kejadian tersebut diungkap pengacara Yosef, Rohman Hidayat.

Kepada pengacaranya, Yosef mengaku bahwa sebelum anak dan istrinya dibunuh, ia sempat berada di rumah Tuti Suhartini, di Desa Jalan Cagak.

Di malam sebelum peristiwa pembunuhan di Subang yang menewaskan Tuti dan Amalia terjadi, Yosef mengaku sempat kedatangan tamu.

Tamu tersebut adalah Deden, warga Desa Jalan Cagak yang juga jadi saksi pembunuhan.

"Malam hari tanggal 17 Agustus 2021 itu sebelum Pak Yosef keluar dari rumah, kurang lebih jam 20.00, almarhum Amel dan Tuti ada di luar rumah, kalau tidak salah melihat bulan purnama," ungkap Rohman Hidayat berdasarkan keterangan Yosef.

Baca juga: Duka Keluarga Korban Hanyut di Sungai Way Besai Way Kanan, Almarhum Tri Sosok Suka Menolong

Baca juga: Sopir Mobil Sigra Tewas Diseruduk Truk dari Belakang, Fortuner hingga Xpander Ringsek

Deden juga sempat berbincang dengan Tuti dan Amalia di luar rumah. Sebelum akhirnya Deden mengobrol dengan Yosef di dalam rumah.

"Pada saat itu Pak Yosef ada di dalam rumah dan mendengar ada yang menanyakan, ada yang ngobrol di luar, itu ternyata saksi Deden. Saksi Deden masuk, ngobrol dengan Pak Yosef sebentar. Sementara ibu Tuti dan Amel masih di luar," jelas Rohman Hidayat.

Tak tinggal lama, Yosef pun bergegas pergi menuju rumah istri mudanya.

"Ketika Pak Yosef dapat telepon dari ibu Mimin (istri muda), Pak Deden pulang, dan ibu Tuti dan Amel masuk ke rumah, Pak Yosef pun pamit ke mereka untuk ke rumah ibu Mimin," imbuh Rohman Hidayat.

Mengetahui sang suami pergi ke rumah istri muda, Tuti langsung menitipkan pesan sebelum Yosef meninggalkan rumah.

Tuti meminta agar Yosef jangan lupa menutup portal depan rumahnya sebelum pergi.

"Dari situ, ibu Tuti menyampaikan bahwa portalnya supaya ditutup kembali. Jadi pada malam hari itu jelas Pak Yosef menutup portal bagian depan. Posisi mobil itu seperti sebagaimana mestinya. Mobil Alphard mengarah ke Utara, sebelahnya ada mobil BMW, kemudian di belakang BMW menyamping mobil Yaris punya Amel," pungkas Rohman Hidayat.

Diperiksa sebanyak 14 kali dalam kasus pembunuhan istri dan anaknya, Yosef tampak pasrah.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved