Apa Itu
Apa Itu El Nino, Mengakibatkan Naiknya Curah Hujan
El Nino termasuk contoh fenomena alam yang dapat terjadi di Bumi. Namun apa itu El Nino?
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Dedi Sutomo
Selain itu, kondisi tersebut juga dapat mengakibatkan musim hujan berlangsung lebih lama.
La nina dapat berlangsung antara satu dan tiga tahun, tidak seperti El Nio, yang biasanya berlangsung tidak lebih dari satu tahun
Dalam mengukur La Nina, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, di antaranya menggunakan:
1. Sea surface temperature (SST)
Dalam pengukuran ini, La Nina dapat dibedakan menjadi tiga:
a. La nina lemah.
b. La nina sedang.
c. La nina kuat.
2. Southern Oscilation Index (SOI)
Cara ini lebih menekankan perbedaan tekanan udara di daerah Pasifik Timur dengan Indo-Australia.
Dalam pengukurannya, SOI lebih lama jika dibandingan dengan metode sebelumnya.
Baca juga: Apa Itu Mean dalam Matematika
Sebab, SOI ini diukur selama enam bulan. Sementara SST hanya tiga bulan.
Fenomena La Nina diketahui mampu menyebabkan tingginya curah hujan di Indonesia.
Seberapa besar dampaknya tergantung dari kategori fenomena La Nina itu, apakah lemah, sedang, atau justru kuat.
Pada kondisi yang parah, dampak La Nina bisa menyebabkan beragam bencana alam, termasuk banjir bandang dan longsor.
Akan tetapi, fenomena La Nina tidak terjadi di semua bagian wilayah Indonesia.
Itulah penjelasan tentang apa itu El Nino. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kemarau-panjang_20151023_181945.jpg)