Breaking News:

Kasus Asusila di Lampung Tengah

Tiga Pemuda di Lamteng Berbuat Asusila karena Pengaruh Minuman Keras 

Keterangan pelaku Dika dan dua rekannya, mereka tak bisa menahan hasrat setelah korban dan para pelaku dalam kondisi mabuk minuman keras.

Penulis: syamsiralam | Editor: soni

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTENGAH - Ketiga pelaku rudapaksa di Kecamatan Kotagajah mengakui perbuatannya menodai korban secara bergantian di warung kosong.

Keterangan pelaku Dika dan dua rekannya, mereka tak bisa menahan hasrat setelah korban dan para pelaku dalam kondisi mabuk minuman keras.

Kemudian, pelaku RN (buron) bersama korban berhubungan  laiknya suami istri di dalam warung kosong.

"Setelah itu kami bergiliran  masuk ke warung," kata Dika dibenarkan dua rekannya pelaku Udin dan Fani.

Setelah selesai merudapaksa, para pelaku kemudian membawa korban keluar warung sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung membawa korban pulang ke rumahnya.

Baca juga: Polisi Buru Satu Tersangka Kasus Rudapaksa di Lampung Tengah 

Barang bukti yang diamankan yakni pakaian korban yang dipakai saat kejadian, satu helai baju kaos panjang warna putih hitam motif garis-garis, satu helai bra warna hijau polos, satu helai celana panjang jenis levis warna hitam dan satu helai celana dalam warna pink polos.

Kejar Satu Tersangka

Petugas Polsek Punggur masih mengejar satu pelaku rudapaksa di Kecamatan Kotagajah yang masih buron.

Pelaku yang masih buron yakni RN (21) warga Kecamatan Kotagajah. RN berperan membawa korban ke tempat tongkrongan para pelaku di salah satu bengkel motor di Kecamatan Kotagajah.

"Pelaku RN yang membawa korban dari rumahnya ke tempat kejadian perkara. Saat ini RN masih dalam pengejaran pihak kami," kata Kapolsek Punggur Iptu Mualimin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved