Breaking News:

Kasus Asusila di Lampung Tengah

Polisi Buru Satu Tersangka Kasus Rudapaksa di Lampung Tengah 

Petugas Polsek Punggur masih mengejar satu pelaku rudapaksa di Kecamatan Kotagajah yang masih buron. Pelaku yang masih buron yakni RN (21) warga Kec

Penulis: syamsiralam | Editor: soni
tribun lampung / Syamsir Alam
 Tiga pelaku rudapaksa di Kotagajah diamankan di Mapolres Lampung Tengah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTENGAH - Petugas Polsek Punggur masih mengejar satu pelaku rudapaksa di Kecamatan Kotagajah yang masih buron.

Pelaku yang masih buron yakni RN (21) warga Kecamatan Kotagajah. RN berperan membawa korban ke tempat tongkrongan para pelaku di salah satu bengkel motor di Kecamatan Kotagajah.

"Pelaku RN yang membawa korban dari rumahnya ke tempat kejadian perkara. Saat ini RN masih dalam pengejaran pihak kami," kata Kapolsek Punggur Iptu Mualimin.

Tak hanya itu, RN juga yang menyuruh rekan-rekannya dan korban untuk menenggak minuman keras di dalam bengkel dan warung kosong.

"Pelaku RN yang pertama kali yang menodai, lalu diikuti oleh ketiga rekannya yang sudah kami amankan," tandasnya.

Baca juga: Kasus Rudapaksa di Lamteng Terungkap Setelah Gadis 17 Tahun Perutnya Membesar

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku Dika, Fani dan Udin dijerat dengan Pasal 81 ayat (1), (2) Jo pasal 76D  atau pasal 82 ayat (1) Jo pasal 76E UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Berbadan Dua 

 I (17), seorang gadis di Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah, dirudapaksa secara bergiliran.

Akibatnya, korban berbadan dua alias hamil.

Kasus yang terjadi pada Mei 2021 lalu itu terkuak karena korban mengandung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved