Breaking News:

Lampung Timur

Penderita Kanker Ganas di Lampung Timur Butuh Uluran Tangan Dermawan

Yustinar (45) warga Dusun Tulung Jaya Lampung Timur hanya bisa duduk lemas di atas kursi menahan sakit selama hampir satu tahun akibat kanker ganas.

Penulis: kiki adipratama | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Noverisman Subing 
Yustinar dan suaminya saat dikunjungi Anggota Fraksi PKB DPRD Lampung H Noverisman Subing di kediamannya, Senin (8/11/2021). Penderita Kanker Ganas di Lampung Timur Butuh Uluran Tangan Dermawan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TIMUR - Yustinar (45) warga Dusun Tulung Jaya RT 29 RW 07 Desa Sukadana Tengah, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur hanya bisa duduk lemas di atas kursi menahan sakit selama hampir satu tahun akibat kanker ganas yang terus menggerogoti payudaranya.

Kondisi ibu dua anak itu sungguh memprihatinkan dan hampir dipastikan hanya suami dan anaknya yang bisa dengan leluasa berada di dalam rumah sederhana milik saudaranya.

Menurut Budiman suaminya, istrinya beberapa bulan lalu sudah pernah di bawa ke RS Sukadana.

Namun, pihak rumah sakit menyarankan agar yang bersangkutan bisa dirawat di RS Abdoel Moeloek Bandar Lampung atau dibawa ke RS Darmais Jakarta karena kondisinya sudah sangat parah.

Akan tetapi saran pihak rumah sakit itu belum bisa dijalankan mengingat kondisi perekonomian keluarga itu jauh dari kata normal bahkan bisa dikatakan hidup di bawah garis kemiskinan, karena ketidak mampuan untuk memperoleh dana yang memadain, akhirnya satu-satu upaya pengobatan yang dilakukan Budiman hanyalah memberikan obat-obatan tradisional.

Itupun tidak mengurangi keganasan tumor itu bahkan sebaliknya penyakit istrinya semakin parah.

"Bagaimana mau berobat ke Bandar Lampung apalagi ke Jakarta, untuk makan sehari-hari saja kami ini hanya mendapatkan uluran tangan dari para tetangga, sementara kerja serabutan yang biasa dilakoni sekarang sulit didapat," ujar Budiman saat dikunjungi anggota Fraksi PKB DPRD Lampung H Noverisman Subing di kediamannya, Senin (8/11/2021).

Selain itu, kata dia, dia pun tak bisa pergi jauh-jauh dari rumah.

"Sebab, hanya saya yang merawat istri, mulai dari memandikan, memakai pakaian hingga menyuapi makan termasuk urusan buang air besar dan sebagainya," kata dia.

Sedangkan untuk mengurus kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) juga tak tak kunjung keluar.

"Penyebabnya juga tak tau, ya. Saya hanya menungu semoga kartu BPJS segera keluar dan istrinya bisa berobat," kata dia.

Sementara itu, Noverisman Subing memohon pihak pemerintah Kabupaten Lampung Timur maupun Provinsi Lampung dapat sesegera mungkin memberikan pertolongan dan segera menanganinya.

"Saya dan siapa saja tak akan tega melihat kondisi Ibu Yustinar dan saya berkeyakinan satu-satunya jalan untuk mengobatinya hanyalah dirawat di RS Darmais Jakarta mengingat parahnya tumor mengerogoti tubuhnya," jelas Noverisman

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved