Berita Terkini Nasional

Sosok yang Unggah Video Unboxing Ducati Minta Maaf, Akui Salah

Sosok yang mengunggah video unboxing kargo Ducati di WSBK Mandalika minta maaf, akui salah

Editor: taryono
Tangkapan layar media motorsport asal Swiss Speedweek.com
Tangkapan layar media motorsport asal Swiss Speedweek.com yang menulis kalau seorang panitia lokal di Sirkuit Mandalika membuka secara ilegal boks kargo Ducati dan mengutak-atik motor tim pabrikan milik Michael Rinaldi jelang WSBK Mandalika (19-21 November 2021).(TANGKAPAN LAYAR) 

Melalui media sosial, pengguna YouTube bernama "Soul Kuta Lombok" itu mengatakan bahwa saat pengambilan gambar, motor tersebut sudah dalam kondisi terbuka. 

Soul Kuta Lombok juga meminta maaf atas insiden tersebarnya video "unboxing" motor Ducati di WSBK Mandalika itu.

"Motor di-unboxing oleh pihak bea cukai untuk mengecek kelengkapan dokumen," tulisnya sembari meminta maaf. 

"Saya salah telah memvideokan proses pengecekan...terima kasih telah mengingatkan dan memberi pelajaran yang sangat berharga dalam hidupku."

"Saya memang tidak tahu sama sekali ini tidak boleh dipublikasikan." 

"Video langsung saya privasikan beberapa jam setelah diupload." 

Kompas.com telah mengirim pesan pribadi ke alamat surel yang tercantum di akun YT "Soul Kuta Lombok" dan masih menunggu jawaban untuk konfirmasi selanjutnya.

Sementara itu, Bea Cukai menegaskan bahwa video unboxing motor Ducati yang menghebohkan balapan WSBK Mandalika tersebut, bukan berasal dari pihaknya.

Bea Cukai menjelaskan, pihaknya hanya melakukan dokumentasi sebagai bagian edukasi dan tanggung jawab pelaksanaan tugas.

"Perlu kami jelaskan bahwa dokumentasi di medsos sebagai bagian dari edukasi dan bentuk tanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas, serta kami upayakan tidak mengandung informasi yang sensitif," tulis pernyataan resmi Humas Bea Cukai Mataram kepada Kompas.com mengenai video-video yang diunggah akun instagram @beacukaimataram selama proses penurunan logistik WSBK. 

Pihak Bea Cukai Mataram menekankan, video unboxing lain yang ramai di media sosial bukan milik mereka. 

"Sementara itu, dokumentasi lain yang beredar bukan diproduksi oleh Bea Cukai," lanjut pihak mereka yang diwakili oleh Dimas Pratama, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Mataram.

Baca juga: Motornya Diobok-obok Panitia Superbike di Mandalika Lombok, Bos Ducati Ngamuk

Dimas Pratama juga mengatakan para personelnya tengah fokus melakukan pemeriksaan terhadap motor sehingga tidak memerhatikan adanya pengambilan video oleh pihak lain. (Firzie A. Idris/KOMPAS.com)

SUMBER: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved