Kesehatan

Halo Dokter, Apa Itu Esofagitis

Ketika esofagitis tidak ditangani dengan baik dan tepat, hal tersebut akan menimbulkan komplikasi serius. Lalu, apa itu esofagitis?

Tayang:
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Kompas.com
Ilustrasi asam lambung (GERD). Halo Dokter, Apa Itu Esofagitis 

6. Alergi terhadap makanan.

Namun dilansir dari Kompas.com, terdapat beberapa penyebab esofagitis yang patut diwaspadai, di antaranya:

1. Esofagitis refluks

Sfingter esofagus yang berperan dalam menjaga asam lambung tak keluar kerongkongan mengalami kelainan.

Saat organ ini bermasalah, katupnya tak tertutup dengan benar, sehingga isi perut, termasuk asam lambung akan naik ke kerongkongan.

Gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan satu di antara kondisi tersebut.

Masalah pencernaan itu menunjukkan adanya aliran balik asam lambung yang sering terjadi bahkan bisa berkelanjutan.

Bahkan GERD dapat menyebabkan komplikasi seperti peradangan kronis serta kerusakan jaringan di kerongkongan.

2. Esofagitis eosinofilik

Dikutip dari Kompas.com, eosinofil merupakan sel darah putih untuk berperan penting dalam reaksi alergi.

Dalam penyebab esofagitis esosinofilik, penyakit ini terjadi saat sel darah putih di dalam kerongkongan memiliki konsentrasi yang tinggi.

Hal itu kemungkinan terjadi sebagai bentuk respons terhadap penyebab alergi, refluks asam, atau keduanya.

Dalam hal ini, esofagitis jenis ini dapat disebabkan karena makanan seperti susu, gandum, telur, kedelai, kacang, dan daging sapi.

3. Esofagitis limfositik

Kondisi ini dapat terjadi saat esofagus atau kerongkongan mengalami peningkatan jumlah limfosit di lapisan esofagus.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved