Bandar Lampung
Pedagang di Bandar Lampung Jual Kosmetik Mengandung Merkuri
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI merilis sejumlah merek kosmetik yang mengandung zat berbahaya merkuri.
Dikarenakan permintaan terhadap produk tersebut memang sepi.
Kondisi berbeda ditemui di toko-toko besar.
Toko-toko besar tidak menjual kosmetik yang disebutkan BPOM ini.
Alasannya, karena tidak memiliki label BPOM-nya.
Penjaga toko kosmetik di Jalan Suprapto mengatakan, produk tersebut tidak mereka jual karena tidak ada BPOM-nya.
"Kita gak jual (Thabita Daily dan Natural 99), karena produk itu gak resmi dan gak ada BPOM," kata penjaga toko tersebut.
Menurutnya produk tersebut masih dijual melalui pasar online.
"Kalau memang mau bisa beli online, cek aja di aplikasi jual online," kata dia.
Tribun pun menelusuri di aplikasi belanja online.
Di Shopee, produk Thabita New Daily Night Cream dijual dengan harga kisaran Rp 50 ribu-Rp 85 Ribu.
Begitu juga dengan merek lainnya dengan mudah ditemukan dengan mengetik nama produk di kolom pencarian.
Bahaya Merkuri
Merkuri sebenarnya sudah sejak lama dinyatakan sebagai bahan yang berbahaya untuk dijadikan kandungan kosmetik.
Sayangnya, merkuri terus diminati karena salah persepsi masyarakat Indonesia akan kulit yang cantik.
Masih banyak yang beranggapan bahwa kulit yang cantik dan sehat itu harus putih, termasuk dengan menggunakan merkuri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pedagang-di-bandar-lampung-jual-kosmetik-mengandung-merkuri.jpg)