Breaking News:

Berita Terkini Nasional

Jenderal TNI Andika Perkasa Menangis Jenguk Para Prajuritnya di Rumah Sakit

Jenderal TNI Andika Perkasa resmi dilantik Presiden Jokowi menjadi Panglima TNI di Istana Negara, Rabu (17/11/2021) lalu. 

Editor: Kiki Novilia
Chaerul Umam / tribunnews
Jenderal TNII Andika Perkasa. Jenderal TNI Andika Perkasa Menangis Jenguk Para Prajuritnya di Rumah Sakit. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Jenderal TNI Andika Perkasa resmi dilantik Presiden Jokowi menjadi Panglima TNI di Istana Negara, Rabu (17/11/2021) lalu. 

Diketahui sang jenderal merupakan sosok peduli pada para prajuritnya. 

Ia tak kuasa menahan tangis saat melihat prajurit Sertu (K) Rizka Nurjanah terbaring di rumah sakit. 

Sertu Rizka merupakan prajurit TNI AD yang bertugas di Dinas Penerangan TNI AD yang dirawat di RSPAD Gatot Subroto karena tumor otak. 

Akibat tumor tersebut, dirinya juga mengalami kebutaan. 

Baca juga: Jenderal Andika Perkasa Bakal Jadi Panglima TNI, Keponakannya 2 Kali Gagal Masuk Tentara

Saat mengunjungi Sertu Rizka itulah Jenderal Andika menitikkan air mata.

Momen tersebut tampak dari tayangan YouTube TNI AD berjudul "Berurai Air Mata Prajurit ini Tidak Menyangka.. | BULETIN TNI AD Eps. 272 Part 1/2" pada 14 Februari 2020.

Pada tayangan itu, Jenderal Andika didampingi sang istri Diah Erwiany berkunjung ke RSPAD Gatot Subroto dalam rangka Hari Bhakti TNI AD pada Desember 2019.

Ia bersama istri berkesempatan mengunjungi para prajurit yang dirawat di RSPAD Gatot Subroto. 

Dari tayangan YouTube TNI AD, mulanya Jenderal Andika Perkasa dan istri melihat acara sunatan massal, di RSPAD Gatot Subroto. 

Baca juga: Visi Jenderal Andika Perkasa: Saya Ingin Masyarakat Melihat TNI Apa Adanya

Lalu, Jenderal Andika dan istri mengunjungi pasien bernama Peltu Lili Suhaeli.

Peltu Lili bertugas di Kodim 0503/Jakarta Barat. 

Peltu Lili mendapat perawatan di RSPAD Gatot Subroto karena menderita diabetes. 

Saat kunjungannya, Jenderal Andika berpesan kepada istri Peltu Lili untuk menjaga suaminya yang terbaring sakit. 

Jenderal Andika menjabat tangan Peltu Lili lalu mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Peltu Lili yang selama ini telah membantu TNI AD.

Mendengar ucapan Jenderal Andika, Peltu Lili tak kuasa menahan tangis. 

"Ternyata bapak (Jenderal Andika) langsung muncul di depan saya. Saya jadi terharu," ujar Peltu Lili saat diwawancarai. 

Menurut Peltu Lili selama ia berdinas sebagai prajurit TNI AD, baru kali ini bertemu seorang KSAD.

"Jadi saya itu terharu bukan karena saya mau menangis. Memang betul-betul manusiawi batin saya hanya kepingin ketemu kepala staf. Baru ini ketemu, begitu. Tidak pernah terlupakan dan tidak akan terulang lagi," ujarnya sambil terisak.

Jenderal Andika dan istri lalu mengunjungi Sertu (K) Rizka Nurjanah.

"Siap izin bapak KSAD, siap, terima kasih," sambut Sertu Rizka sambil memberi hormat ketika mengetahui Jenderal Andika dan istri datang.

Diah lalu menyalami Sertu Rizka. 

Raut gembira terlihat dari wajah Sertu Rizka mengetahui kedatangan Jenderal Andika Perkasa dan istri. 

Sertu Rizka selalu tersenyum dan sesekali tertawa kecil. 

Sementara raut wajah Jenderal Andika terlihat sedih. Ia menahan tangis melihat kondisi prajuritnya tersebut.

Sertu Rizka dirawat di RSPAD Gatot Subroto karena menderita tumor otak hingga mengalami kebutaan. 

"Alhamdulillah syukron ibu KSAD telah menengok saya," kata Sertu Rizka.

"Aku ingin menangis tapi.. Terima kasih ibu dan bapak saya seneng banget," imbuh Sertu Rizka. 

Sertu Rizka adalah prajurit TNI AD yang bertugas di Dinas Penerangan TNI AD.

Sertu Rizka pernah bertugas ke Libanon. 

Begitu ia tahu menderita tumor otak teman-temannya menangis. 

"Temen aku menangis tahu aku tumor otak. Kalo saya sih bilang Aku pasti semangat. Berarti dosa aku dileburin sama Allah SWT," ujar dia.

Sertu Rizka pertama kali dioperasi pada Februari 2017. Ia sudah tiga kali menjalani operasi.

Selama mendapat perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Rizka selalu ditemani teman-teman kantornya. 

"Terima kasih banyak yang telah memberi semangat dan dukungan kepada aku," ujar Sertu Rizka.

Pada pertemuan itu, Jenderal Andika memberi pesan kepada Sertu Rizka.  

"Harus disiplin, Kapan jadwal balik harus balik Pokoknya kalo dokter ngasih tahu harus disiplin harus inget. Supaya apa? Supaya cepet sembuh," pesan sang jenderal. 

"Siap. mohon doanya ibu dan bapak. Saya pengen nangis. Seneng gitu ya Allah, Alhamdulillah, Syukron," timpal Sertu Rizka.

Sertu Rizka memberitahu kepada Diah, istri Jenderal Andika, mengenai video dirinya bernyanyi. 

"Sudah sudah lihat," kata Diah. 

"Berjuang berbakti pada negara Pancasila," senandung Sertu Rizka. 

"Banyak yang nonton loh. Semua pada seneng," ucap Diah.

"Buat memberikan motivasi gitu," kata Sertu Rizka mengenai alasannya bernyanyi.

Suasana di ruangan itu langsung haru. Semua menangis melihat Rizka yang tetap semangat di tengah kondisinya yang sakit. 

Tak terkecuali Jenderal Andika dan istri. 

Jenderal Andika yang menyaksikan perbincangan sang istri dengan Sertu Rizka terlihat menangis. 

Ia sesekali mengusap air matanya menggunakan tisu. 

Diah mengatakan, Rizka dulunya menjadi presenter di acara-acara TNI AD, menjadi model dan peragawati di beberapa acara TNI AD.

Sebelum menjadi Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa adalah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

Pelantikan Jenderal TNI Andika Perkasa

Diketahui pelantikan Jenderal TNI Andika Perkasa berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 106/TNI 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI yang dibacakan Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M Tonny Harjono.

Setelah keputusan presiden dibacakan, Jenderal Andika pun mengucapkan sumpah dan janjinya yang dipimpin oleh Presiden Jokowi.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD RI Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Andika.

"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika dan bekerja dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sumpah prajurit," tuturnya.

Dengan pelantikan ini, maka Jenderal Andika Perkasa resmi menggantikan panglima TNI sebelumnya, Marsekal Hadi Tjahjanto yang telah memasuki masa purna tugas.

Sebelumnya, Jenderal Andika Perkasa diusulkan oleh Presiden Joko Widodo menjadi calon tunggal panglima TNI.

Usul tersebut lantas diajukan ke DPR untuk mendapat persetujuan. Pengajuan dikirimkan melalui surat presiden (surpres) yang tiba di DPR pada 3 November 2021.

Setelah menerima surpres, pimpinan DPR kemudian menugaskan Komisi I untuk menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap Andika Perkasa.

Usai proses fit and proper test pada 6 November 2021, Komisi I DPR RI menyetujui Andika Perkasa sebagai calon panglima TNI.

Baca juga: Letjen TNI Dudung Abdurachman Dilantik Sebagai KSAD, Gantikan Jenderal Andika Perkasa

Persetujuan itu lantas disahkan dalam Rapat Paripurna Kesembilan DPR Masa Persidangan II Tahun Sidang 2021-2022 pada 8 November 2021.

Artikel ini sebagian telah tayang di Kompas.com dan di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved