Berita Terkini Artis

Menteri Sofyan Djalil Soal Kasus Mafia Tanah Nirina Zubir: Bisa BPN Terlibat, Nanti Kita Audit

Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil menanggapi soal kasus Mafia Tanah yang dialami Nirina Zubir.

Tayang:
Penulis: Putri Salamah | Editor: Heribertus Sulis
Kompas.com
Ilustrasi. Menteri ATR/BPN Tanggapi Soal Kasus Mafia Tanah Dialami Nirina Zubir. 

Setelah ditelusuri, ternyata ibu Nirina Zubir ditipu oleh ART dan suaminya tersebut.

Alih-alih surat itu diurus, rupanya Rini diam-diam menukar semuar surat tanah ibu Nirina Zubir dengan nama pribadinya.

“Alih-alih diurus tapi ternyata dia diam-diam menukar semua surat dengan namanya pribadi, nama Riri Khasmita dari Bukittinggi, anaknya Nurhasni syah bersama suaminya Edrianto,” ungkapnya.

Dikatakan Nirina, sejumlah pihak mulai buka suara terkait dugaan penggelapan sertifikat tanah tersebut.

Sampai akhirnya pihak keluarga Nirina berhasil mengumpulkan bukti-bukti yang kuat.

Dan melaporkan ART mendiang ibunya itu ke pihak kepolisian.

“Kami selidiki dari 2020 September, tapi ke polisinya kami tunggu sampai bukti kuat. Kami laporkan pada Juni 2021,” ucapnya.

Perkara ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Laporan polisi masuk dengan nomor LP/B/2844/VI/SPKT PMJ per tanggal 3 Juni 2021.

ART Gelapkan 6 Sertifikat Tanah

Dari enam surat tanah atau sertifikat tanah itu, Nirina mengungkapkan bahwa dua diantaranya sudah dijual oleh Riri Khasmita.

Di mana dua aset yang dijual itu berupa tanah kosong, dan kini sudah dibangun oleh orang yang membelinya.

Pihak Nirina pun menduga bisnis yang kini dijalani oleh Riri berupa ayam frozen itu, uangnya berasal dari sertifikat tanah milik ibunya.

“Enam surat ditukar sama mereka. Sebagian diagunkan ke bank dan sebagian lagi di jual dan dugaan kami uangnya dipakai untuk bisnis ayam frozen yang sudah punya 5 cabang,” bebernya.

Kakak Nirina Zubir, Fadhlan pun juga menjelaskan rincian enam sertifikat tanah yang disalahgunakan oleh Riri.

“Jadi dari enam properti itu ada yang atas nama saya, adik, dan kakak, dan almarhumah ibu kami yang terletak di Jakarta Barat,” beber Fadhlan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved