Berita Terkini Artis

Menteri Sofyan Djalil Soal Kasus Mafia Tanah Nirina Zubir: Bisa BPN Terlibat, Nanti Kita Audit

Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil menanggapi soal kasus Mafia Tanah yang dialami Nirina Zubir.

Tayang:
Penulis: Putri Salamah | Editor: Heribertus Sulis
Kompas.com
Ilustrasi. Menteri ATR/BPN Tanggapi Soal Kasus Mafia Tanah Dialami Nirina Zubir. 

Polisi Tetapkan 5 Tersangka, Dijerat Pasal Berlapis

Dari proses penyelidikan, Polda Metro Jaya telah menetapkan lima orang tersangka.

Beberapa pelaku yang ikut dalam penggelapan sertifikat tanah ibu Nirina Zubir telah ditahan oleh pihak kepolisian.

Hal itu dibenarkan oleh Kasubdit Harda AKBP Petrus Silalahi pada Rabu (17/11/2021).

“ART sudah ditahan. Itu tiga orang kita tahan dan dua orang lagi akan kita lakukan pemanggilan,” kata AKBP Petrus.

Ketiga tersangka yang ditahan yakni Riri Khasmita dan suaminya, serta seorang notaris.

Sementara, dua tersangka lainnya yang belum ditahan juga berprofesi sebagai notaris.

“Dua lagi itu sebagai notaris jabatannya. Keduanya yang melakukan proses jual-beli,” bebernya.

Petrus menyebut bahwa Riri Khasmita sebagai dalang dari mafia tanah yang telah merampas aset mendiang ibu Nirina Zubir.

“Iya, kita menggambarkannya seperti itu (dalang). Karena barang itu ada dalam penguasaannya,” ujar Petrus.

Lebih lanjut, pihak kepolisian dalam waktu dekat akan memanggil dua orang notaris lainnya.

Dua orang notaris itu akan segera menjalani BAP untuk segera dimintai keterangan oleh penyidik.

“Tentu sudah kita jadwalkan kemarin, seharusnya bersama-sama, namun saat itu mereka ajukan pengunduran pemanggilan dan kemudian kita jadwalkan kembali,” katanya.

Kelima tersangka tersebut, dikatakan Petrus, akan dijerat dengan pasal berlapis.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 378, 372, dan 263 KUHP tentang Penipuan, Penggelapan, dan Pemalsuan Dokumen. ( Tribunlampung.co.id / Putri Salamah )

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved