Daun Pepaya

Khasiat Daun Pepaya, Efektif Cegah Infeksi Saluran Kemih

Satu di antara khasiat daun pepaya adalah untuk cegah infeksi saluran kemih. Berikut penjelasan selengkapnya.

Tayang:
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ilustrasi daun pepaya. Khasiat Daun Pepaya, Efektif Cegah Infeksi Saluran Kemih. 

Insulin adalah hormon yang membantu tubuh mengubah gula dalam darah menjadi energi.

Melansir Express, (19/10/2021), tubuh yang tidak mendapatkan cukup insulin atau tubuh tidak bereaksi terhadap hormon tersebut mungkin akan mengalami sejumlah gejala yang khas.

Di antaranya nyeri pada tungkai, muncul bercak hitam hingga gatal.

Akan tetapi, permasalahan gejala diabetes itu bisa ditangani melalui pengonsumsian daun pepaya agar tak terjadi komplikasi.

Pasalnya, daun bernama latin Carica papaya ini memiliki kemampuan dalam menyeimbangkan gula darah agar tidak menjadi terlalu tinggi.

Dalam laman website Universitas Airlangga disebutkan bahwa ekstrak daun pepaya yang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, triterpenoid, tanin, dan saponin bisa bermanfaat dalam menurunkan kadar glukosa darah.

Aktivitas antidiabetes dari ekstrak etanol daun pepaya terjadi karena aktivitas senyawa kimia yang terkandung di dalamnya yang bekerja secara sinergis dalam menurunkan gula darah.

Namun, mekanisme penurunannya tergantung kepada mekanisme dari masing-masing senyawa.

4. Mengendalikan gula darah

Sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat, daun papaya dapat menjaga gula darah dalam tubuh agar tak tinggi.

Dikutip dari Kompas.com, gula dalam darah berperan dalam memberi energi pada sel dan organ tubuh.

Keseimbangan gula darah begitu penting agar tidak menimbulkan permasalahan kesehatan.

Saat jumlah gula darah yang ada di dalam tubuh terlalu banyak, hal tersebut dapat menyebabkan hiperglikemia.

Adapun kadar gula darah seseorang bisa melonjak karena beberapa kondisi.

Di antaranya, memiliki kondisi medis tertentu, menggunakan obat-obatan tertentu olahraga berlebihan, melewatkan makan atau makan terlalu sedikit kadar insulin yang terlalu tinggi.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved