Kebakaran di Bandar Lampung

Kebakaran di Gedong Meneng Bandar Lampung, 2 Unit Damkar dan 10 Petugas Berjibaku Padamkan Api

Sebanyak 10 petugas kebakaran berjibaku memadamkan api yang melahap satu unit rumah di Jalan Lada Ujung, Kelurahan Gedong Meneng, Bandar Lampung.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id / Deni Saputra
Akibat lupa mematikan obat nyamuk bakar, satu unit rumah di Jalan Lada Ujung, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung terbakar, pada Kamis (25/11/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 10 petugas kebakaran berjibaku memadamkan api yang melahap satu unit rumah di Jalan Lada Ujung, Kelurahan Gedong Meneng, Bandar Lampung.

Dua unit mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk menjinakan api.

"Satu mobil damkar karba Bukit Asam dan satu unit damkar gajah Rajabasa," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandar Lampung Sutarno, Kamis (25/11/2021).

Menurutnya, petugas dan mobil damkar langsung turun ke lokasi ketika mendapatkan laporan dari warga pada sekira pukul 10.09 WIB.

Seperti diketahui, akibat lupa mematikan obat nyamuk bakar, satu unit rumah di Jalan Lada Ujung, Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung terbakar, pada Kamis (25/11/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Akibat Obat Nyamuk Bakar, Satu Rumah di Gedong Meneng Bandar Lampung Terbakar

Ansari yang menjadi saksi mata kejadian menuturkan, sumber api berasal dari bagian kamar rumah.

Beruntung, api tidak sempat menyebar ke bagian rumah yang lainnya.

"Api tidak terlalu besar, tapi asapnya ngebul tinggi dari bagian kamar," kata dia yang juga merupakan pengurus RT setempat.

Ansari mengungkapkan, kejadian kebakaran terjadi sekira pukul 10.00 WIB. Dimana saat itu, rumah sedang dalam kondisi kosong.

Dikatakannya, rumah yang terbakar didiami oleh mahasiswa. Saat kejadian sedang kuliah.

Dugaan kebakaran karena obat nyamuk bakar yang masih menyala tersebut juga dicetuskan oleh BPBD Bandar Lampung.

Baca juga: Gunakan Motor Yamaha R15, Mahasiswa di Bandar Lampung Jambret Ponsel Milik Mahasiswi

"Penyebab kebakaran diduga dari obat nyamuk bakar," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandar Lampung Sutarno.

Meski tidak ada korban, namun kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 8 juta.

"Pokok yang terbakar kasur dan barang lain yang didekatnya," jelas dia.

(Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved