Berita Terkini Nasional
Kini Ibu Hamil Bisa USG di Puskesmas
Kementerian Kesehatan membagikan 447 alat USG ke puskesmas pada Kamis serta di tahun depan akan dilanjutkan pembagian sekitar 4.180 alat USG ke seluru
Serta mendeteksi adanya kelainan pada janin selama kehamilan, seperti stunting.
Kementerian Kesehatan juga menaikkan standar minimal pemeriksaan ultrasonografi (USG) kehamilan menjadi 6 kali, di mana dua USG harus dilakukan oleh dokter.
Dante Saksono Harbuwono menyatakan, upaya ini diharapkan dapat menurunkan angka kematian ibu saat persalinan dan mendeteksi kelainan pada janin seperti stunting.
"Pemeriksaan pada saat hamil itu harus diperkuat. Pemeriksaan kehamilan yang tadi yang dilakukan 4 kali selama hamil, dinaikkan 6 kali pada saat hamil. Dua di antaranya harus pemeriksaan dokter," ujar Dante.
Melalui pemeriksaan teknologi ini, rujukan ke rumah sakit bisa dilakukan lebih awal serta mendeteksi kelainan janin yang mungkin terjadi.
Misalnya, terdapat plasenta letak rendah atau solusio plasenta ini akan membawa implikasi persalinan dengan perdarahan yang lebih besar dan ini hanya bisa diatasi dengan menggunakan alat ultrasonografi.
Lalu, dapat mendeteksi ukuran bayi yang besar melebihi ukuran bayi pada umumnya untuk persalinan normal atau pervaginam, juga bisa terdeteksi.
"Sehingga apabila melakukan persalinan nanti maka persalinannya bisa sudah direncanakan ke rumah sakit. Sehingga angka kematian di rumah sakit bisa ditekan kematian ibu bisa ditekan," ungkap Dante.
Kemudian yang kedua adalah pertumbuhan janin. Sampai saat ini, sekitar 28 persen dari seluruh anak-anak di Indonesia stunting dan program ini harus diturunkan menjadi 14 persen pada tahun 2024.
"Proses terjadinya stunting itu tidak dimulai saja pada saat anak sudah lahir tetapi bisa diidentifikasi pada saat kehamilan. Angka pertumbuhan janin terhambat itu bisa dideteksi dengan menggunakan alat ultrasonografi. Kita bisa melakukan identifikasi pertumbuhan janin yang di dalam kandungan. Bisa melakukan intervensi gizi kepada ibunya sehingga nantinya anak itu bisa berkembang di dalam proses kehamilan menjadi lebih baik," kata Dante.
( Kompas.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/usg-ilustrasi_20160228_140413.jpg)