Kesehatan
Halo Dokter, Resiko Pitted Keratolysis Dibiarkan dan Tak Segera Diobati
Penyakit pitted keratolysis kerap muncul pada kaki orang yang tidak bisa menjaga kebersihannya. menyebabkan telapak kaki muncul lubang kecil.
"Seseorang yang ada kutu rambut pasti akan merasakan gatal di kulit kepalanya, dan akan merasakan seperti ada yang sedang berjalan atau menjalar di kulit kepala dan rambutnya," kata dr Desidera, Rabu 24 November 2021.
Kutu rambut tidak bisa dibiarkan, karena lama kelamaan kutu rambut ini bisa bertelur.
Kalau sudah bertelur kulit kepala bisa semakin gatal.
Selain itu juga pasti malu karena rambutnya kelihatan kotor dan jorok.
Kalau rasa gatal muncul, dr Desidera menyarankan agar jangan garuk terlalu kuat.
Apalagi kalau saat menggaruk, tangannya tidak bersih, karena bisa menyebabkan kulit kepalanya jadi bernanah karena infeksi.
Untuk mengatasi kutu rambut ini tidak cukup hanya dengan menggunakan sisir rapat atau yang sering disebut sebagai sisir kutu, karena sisir ini tidak akan bisa menyingkirkan kutu rambut dan telurnya secara menyeluruh.
Untuk mengatasi kutu rambut gunakan obat kutu yang dioleskan ke kulit kepala dan rambut, lalu biarkan selama semalaman.
Setelah itu keesokan harinya keramas dan sisir rambut dengan sisir rapat untuk menghilangkan sisa kutu rambut dan telurnya.
Baca juga: Halo Dokter, Apa Itu Tetanus
"Kalau kutu rambut dan telurnya tidak banyak, biasanya sekali menggunakan obat kutu sudah hilang. Tapi kalau sudah banyak karena dibiarkan dalam waktu lama perlu pengulangan dua hingga tiga kali dengan jeda waktu seminggu sekali," ujar dr Desidera. ( Tribunlampung.co.id / Jelita Dini Kinanti )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/halo-dokter-resiko-yang-terjadi-jika-penyakit-pitted-keratolysis-dibiarkan.jpg)