Breaking News:

Muktamar NU

Jadwal Muktamar NU, PMII Lampung Minta Kembali ke Ponpes, PCNU Bandar Lampung Nilai Putusan Sepihak

Rencana pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatur Ulama (NU) di Lampung masih jadi tarik ulur. Kondisi ini mendapatkan tanggapan dari sejumlah pihak.

Editor: Dedi Sutomo
Dok. Pribadi
Ketua PMII Lampung Ahmad Hadi Baladi Ummah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Rencana pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatur Ulama (NU) di Lampung masih jadi tarik ulur.

Kondisi ini mendapatkan tanggapan dari sejumlah pihak, termasuk Pengurus Cabang NU di Provinsi Lampung.

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung turut memberikan tanggapannya.

Ketua PMII Lampung Ahmad Hadi Baladi Ummah mengatakan, tarik ulur tentang rencana pelaksanaan muktamar membuat agenda sakral itu menjadi terkesan politis.

Terlebih, lanjutnya, untuk pertama kali kegiatan tersebut digelar di luar lingkungan pondok pesantren. 

Baca juga: Muktamar NU di Lampung, PCNU Tanggamus Mengaku Belum Terima Undangan Muktamar

Hal tersebut membuat Muktamar seperti kehilangan girohnya. Sebab, pondok pesantren menjadi muruah bagi NU.

"Pondok pesantren merupakan wilayah yang netral dan jauh dari politik praktis, hal ini yang dijaga NU secara kultural selama ini," ungkapnya, Sabtu (27/11/2021) kemarin.

Untuk itu, ia meminta agar PBNU bisa mematangkan segala persiapan dan mengembalikan kegiatan Muktamar di lingkungan pesantren.

Sebab, berdasarkan informasi lokasi Pondok Pesantren hanya dijadikan lokasi pembukaan.

Ahmad Hadi Baladi Ummah dan seluruh ketua PC PMII se-Lampung juga berharap PBNU bisa menghargai rekomendasi yang menyarankan jadwal Muktamar diundur hingga Januari 2022 dari 9 kiai sepuh Masyayikh NU yang dikeluarkan beberapa hari lalu.

Baca juga: Muktamar NU di Lampung, PMII Lampung Minta Muktamar NU Kembali ke Pesantren

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved