Bandar Lampung

IDI Lampung Sebut Gejala Omicron Dimulai Nyeri Otot hingga Sakit Kepala

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Lampung menyebut bahwa gejala virus Omicron dimulai dari nyeri otot, tidak enak badan hingga sakit kepala. 

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
net
Ilustrasi - Logo IDI. IDI Lampung Sebut Gejala Omicron Dimulai Nyeri Otot hingga Sakit Kepala 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Lampung menyebut bahwa gejala virus Omicron dimulai dari nyeri otot, tidak enak badan hingga sakit kepala

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua IDI Provinsi Lampung dr Asep Sukohar saat dihubungi Tribun Lampung, Sabtu (4/11/2021). 

Jadi memang varian baru corona B.1.1.519 atau varian Omicron sekarang ini telah menggemparkan dunia. 

Pasalnya varian ini diduga memiliki penularan lebih cepat dan bisa memicu reinfeksi Covid-19.

Memang gejala varian Omicron, seorang dokter asal Afrika Selatan Angelique Coetzee menjelaskan bahwa salah satu yang pertama kali mendeteksi adanya varian ini menyebut gejala varian Omicron masih cenderung ringan tapi tidak biasa. 

Pasien Covid-19 yang terinfeksi varian Omicron tidak mengalami gejala batuk atau sakit tenggorokan seperti varian covid sebelumnya. 

"Jadi dari gejala varian Omicron itu dimulai dari nyeri otot, kelelahan ekstrem tidak enak badan dan sakit kepala," kata Asep yang merupakan Wakil Rektor  Universitas Lampung.

Memang gejalanya sangat berbeda dan sangat ringan dibandingkan dari kasus pernah ditangani sebelumnya.

Diharapkan untuk mencegah Omicron ini diharapkan kepada masyarakat untuk menjalankan prokes dengan memakai masker dan vaksinasi. 

Pada hari ini tercatat dari kasus harian ada 2 warga Lampung yang terinfeksi kasus covid dan sekarang totalnya menjadi 49.712 orang. 

Baca juga: Mahasiswi di Bandar Lampung Jadi Korban Curanmor, Motor Raib di Indekos

Pasien yang selesai menjalani isolasi ada tambahan satu orang, dan sekarang ini menjadi 45.471 orang. 

Pasien yang meninggal dunia sekarang ini tidak ada atau nihil dan sekarang menjadi 3.825 orang.

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved