Lampung Selatan

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Lampung Selatan Tembus 76 Persen

Dinas Kesehatan Lampung Selatan telah melakukan vaksinasi Covid-19 hingga tembus diangka 76 persen dosis 1 umum.

Tayang:
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus
Kepala Bidang Bina Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Basuki Didik Setiawan. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Lampung Selatan pencapaian vaksinasi Covid-19 di Lampung Selatan sudah tembus diangka 76 persen dosis 1 umum. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Lampung Selatan pencapaian vaksinasi Covid-19 di Lampung Selatan sudah tembus diangka 76 persen dosis 1 umum.

Kepala Bidang Bina Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Basuki Didik Setiawan mengatakan vaksinasi kita sudah sampai 76 persen.

"Dari data yang kita terima sampai 8 Desember 2021, kemarin. Cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Lampung Selatan dosis 1 untuk masyarakat umum sudah mencapai 76 persen," kata Didik, Kamis (9/12/2021)

"Dengan rincian vaksinasi untuk masyarakat umum dosis 1 sudah mencapai 76,11 persen. Atau sekitar 589.714 orang. Dan untuk vaksinasi dosis ke 2 sudah mencapai 50,88 persen atau sekitar 394.764 orang," jelasnya.

Didik mengatakan pihaknya masih menerapkan jemput bola ke rumah-rumah warga yang sudah lansia, supaya mau divaksin.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Baru 59 Persen, Pemkab Pringsewu Gandeng TNI-Polri Percepat Vaksinasi

"Pencapaian vaksinasi untuk Lansia dosis 1 sudah mencapai 66,78 persen atau sekitar 48.842 orang. Dan vaksinasi dosis 2 Lansia sudah mencapao 35,37 persen atau 25.864 orang," katanya.

"Kalau dilihat dari pencapaian vaksinasi kita, sebenarnya sudah tinggi. Tapi belum semua masyarakat sudah di vaksin. Kalau awal-awal masyarakat antusias mau di vaksin. Bahkan sampai kehabisan stok vaksin," jelasnya.

Didik mengatakan kendala vaksinasi banyak masyarakat yang masih kemakan berita hoax.

"Kalau sekarang kendala kita yaitu masyarakat yang belum di vaksin sampai saat ini. Biasanya karena mereka sudah termakan berita hoax soal vaksinasi," kata.

"Maka dari itu kita coba kerahkan petugas di desa untuk datangi ke rumah-rumah masyarakat yang belum di vaksin. Untuk memberikan pengertian kepada mereka. Supaya mereka mau di vaksin," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved