Breaking News:

Mesuji

Diskes Mesuji Lampung Belum Terima Laporan Masalah Kesehatan Korban Banjir Rob

Banjir rob yang melanda Kecamatan Rawajitu Utara di tiga desa sudah berlangsung sebulan lebih. Diskes Mesuji belum terima laporan.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id / M Rangga Yusuf
Sekretaris Dinkes Kabupaten Mesuji Kusnandarsyah. Diskes Mesuji belum terima laporan masalah kesehatan korban banjir rob. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Banjir rob yang melanda Kecamatan Rawajitu Utara di tiga desa sudah berlangsung sebulan lebih.

Dari bencana banjir rob tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mesuji belum menerima laporan dari Puskesmas Sungai Sidang mengenai masalah kesehatan di sana.

Hal tersebut dikatakan oleh Sekretaris Dinkes Kabupaten Mesuji Kusnandarsyah, ia menilai untuk kesehatan sendiri  bencana banjir rob yang melanda tiga desa di Kecamatan Rawajitu Utara masih dapat ditangani oleh pihak puskesmas.

"Sampai hari ini setelah 30 hari berlangsungnya banjir di tiga Desa Sidang Muara Jaya, Desa Sidang Isomukti dan Desa Sidang Sidorahayu, Kecamatan Rawa Jitu Utara pihaknya belum menerima laporan dari Puskesmas setempat," ujarnya, Kamis (9/12/2021).

Selanjutnya, ungkap Kusnandar sapaan akrabnya, jika kondisi sudah mengkhawatirkan dan dirasa bukan hanya pihak Puskesmas saja yang terlibat, maka bantuan obat-obatan kesehatan telah disiapkan.

Baca juga: Diskes Mesuji Tracing 15 Staf Rumah Sakit

Serta akan disalurkan secara gratis.

Kemudian, pihaknya juga disituasi cuaca ekstrem ini telah memerintahkan kepada Puskesmas Sungai Sidang untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak banjir rob.

"Kita menunggu arahan dari Puskesmas Sungai Sidang, jika sampai Desember ini tidak ada laporan maka mereka sudah menangani di lapangan," jelasnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas (Kapuskes) Sungai Sidang Abdur Rahman mengaku bahwa selama bencana banjir rob berlangsung pihaknya terus melakukan pelayanan dan pemberian obat-obatan kesehatan secara gratis.

Khususnya kepada mereka yang terdampak banjir rob.

Baca juga: BPBD Bandar Lampung Pantau Potensi Banjir Rob di Daerah Pesisir

Lebih lanjut, Rahman menuturkan bahwa sampai saat ini gejala penyakit kulit, muntaber ataupun penyakit lainnya bulum menerima laporan.

Hanya saja tempat tinggal kurang nyaman akibat air masuk ke perumahan, dan dimungkinkan akan menimbulkan penyakit.

Oleh sebab itu, pihaknya terus melakukan antisipasi dengan melakukan pelayanan maksimal untuk kesehatan masyarakat Kecamatan Rawa Jitu Utara.

( Tribunlampung.co.id / M Rangga Yusuf )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved