Berita Terkini Nasional

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Rudapaksa di Kasus NWS dan Bripda Randy: Mereka Happy Happy Saja

Konferensi pers terkait tewasnya mahasiswi asal Mojokerto di atas makam sang ayah menuai polemik. Sebab, polisi tegaskan tak ada unsur rudapaksa.

Penulis: Bambang Irawan | Editor: Kiki Novilia
Facebook SURYA Online
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Rudapaksa di Kasus NWS dan Bripda Randy: Mereka Happy Happy Saja. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Konferensi pers terkait tewasnya mahasiswi asal Mojokerto di atas makam sang ayah menuai polemik. Sebab, polisi tegaskan tak ada unsur rudapaksa di dalamnya. 

Bahkan dikatakan pihak kepolisian bahwa NWS dan pelaku 'happy-happy saja'.

Padahal, berita yang selama ini beredar NWS menjadi korban rudapaksa dan pemaksaan aborsi oleh sang kekasih yang merupakan oknum polisi berinisial R.

Hal ini membuatnya nekat mengakhiri hidup di samping pusara ayahnya yang juga baru meninggal dunia.

Jasad NWS ditemukan membujur kaku disamping makam ayahnya usai diketahui menenggak minuman beracun hingga tewas.

Baca juga: Kekasih Depresi hingga Akhiri Hidup, Oknum Polisi Ikut Terseret sampai Terancam Dipecat

Dikutip dari konferensi pers yang dilakukan pada Senin (6/12/2021) lalu, pernyataan Wakapolda Jatim atas kasus tewasnya NWS menuai sorotan.

Pasalnya, dalam konferensi pers itu, Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo bahwa hubungan antara NWS dan pelaku saling bahagia.

Saat itu Wakapolda ditanya terkait dugaan pemaksaan yang dialami NWS.

Hanya saja dari hasil penyelidikan kepolisian, didapatkan bahwa NWS dan oknum polisi R berpacaran dari 2019 dan hubungan mereka baik.

“Sampai hari ini kita tidak mendapatkan itu, karena mereka pada prinsipnya adalah pacaran dari mulai 2019 sampai dengan sekarang, sampai kemarin sebelum meninggal, mereka happy-happy saja,” ujar Wakapolda.

Baca juga: Bripda Randy Bagus Dipecat Buntut Kasus Aborsi Sang Kekasih

Wakapolda juga menyampaikan bahwa NWS telah berkenalan sejak Oktober 2019 dan berlanjut menjalin hubungan asmara.

“NWS sudah berkenalan jadi sejak Oktober 2019, yang mana pada saat itu bersama-sama melaksanakan atau nonton bareng, kemudian resmi pacaran,” katanya.

Dari keterangan kepolisian berdasarkan pengakuan R, disebut bahwa NWS dan pelaku beberapa kali melakukan hubungan suami istri di tempat berbeda.

“Setelah resmi pacaran mereka melakukan suatu perbuatan yang seperti kayak suami istri,” ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved