Bocah Hanyut di Bandar Lampung

Bocah Hanyut di Langkapura Bandar Lampung Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

bocah berusia 8 tahun yang terseret aliran drainase Jalan Kulit, Bandar Lampung pada Kamis kemarin ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi - Bocah hanyut di Langkapura Bandar Lampung ditemukan sudah tak bernyawa.. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dzikril Mukminin, bocah berusia 8 tahun yang terseret aliran drainase Jalan Kulit, Bandar Lampung pada Kamis (10/12/2021) kemarin ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa, Jumat (11/12/2021).

Berdasarkan informasi yang didapat Tribun, jenazah korban diketemukan sekira pukul 07.00 WIB dan dievakuasi langsung oleh warga.

Korban telah dikabarkan hanyut pada pukul 17.10 WIB hari sebelumnya.

Adapun ia diketemukan di sekitar perairan Sungai Keramat Balok, Kedamaian, Bandar Lampung.

"Assalamualaikum, telah diketemukan anak kecil terhanyut terbawa arus sungai di Sungai Keramat Balok," ucap warga menginformasikan dalam bentuk video kepada Tribun pagi ini.

"Dan sudah dievakuasi oleh warga Keramat Balok," lanjutnya.

Dalam video yang dikirimkan, masih terlihat air sungai yang mengalir deras, dampak dari hujan lebat yang terjadi kemarin.

Tubuh korban berada dalam posisi tersangkut bebatuan di tengah aliran sungai.

Warga yang mengevakuasi pun terlihat berhati-hati dalam menapakkan langkah kaki ke aliran sungai tersebut.

Kepala BPBD Bandar Lampung Syamsul Rahman kepada Tribun Lampung, Sabtu (11/12/2021) mengatakan bahwa jenazah bocah yang kemarin sore hanyut telah berhasil dievakuasi. 

Dirinya membenarkan bahwa hari ini telah ditemukan jenazah anak laki-laki yang hanyut dan menyangkut di batu sungai Waybalau RT 15 Llingkungan 2 Kelurahan Bumi Kedamaian Kecamatan Kedamaian. 

"Pak Ahmad Sayuni (38) warga sekitar sungai menemukan bocah itu sekitar pukul 06.30 WIB dan langsung melaporkan kepada Ketua RT 15 Hanafi, " terangnya.

Kemudian pamong setempat langsung menghubungi Babinsa untuk mengecek lokasi kebenaran mayat tersebut. 

Kemudian saat dilihat memang benar bocah yang hanyut kemarin. 

Lalu Babinsa bersama pamong mengecek lokasi dan ternyata betul dilanjutkan mengevakuasi jenazah serta menghubungi tim pencairan untuk membawa jenazah keatas sungai. 

Selanjutnya jenazah diserahkan ke tim untuk proses selanjutnya dibawa ke Puskesmas Kedaton untuk dibersihkan.

Kemudian langsung dibawa dan diserahkan kepada Yeri Prayitno dan keluarga besarnya. 

Pengantaran jenazah dengan menggunakan ambulan puskesmas kedaton

Sebelum Hanyut Hujan-hujanan Bersama Teman

Sebelum hanyut, Dzikril Mukminin sedang bermain hujan di dekat aliran drainase Jalan Kulit, Langkapura, Bandar Lampung.

Ketua RT Sisniam mengatakan, saat itu korban bermain hujan bersama rekan-rekannya.

"Anak-anak itu hujan-hujanan sambil bermain di genangan," kata Sisniam, Jumat (10/12/2021).

Namun, belum diketahui bagaimana korban bisa terperosok ke dalam drainase.

(Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer/Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved