Breaking News:

Metro

Pemkot Metro Perketat PPKM Level 2, Bangkit: Tidak Ada Acara Tahun Baru

pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah dan tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan keramaian, terutama pada malam pergantian tahun.

Tribunlampung.co.id / Indra Simanjutak
Sekretaris Kota Metro Bangkit Haryo Utomo. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pemerintah Kota Metro memperketat penerapan PPKM Level 2 mulai 24 Desember hingga 2 Januari 2022.

Sekretaris Kota Metro Bangkit Haryo Utomo mengatakan, walaupun PPKM Level 3 dibatalkan pemerintah pusat, Pemkot Metro tetap memperketat PPKM Level 2 untuk meminimalisasi lonjakan kasus Covid-19.

"Jadi pada saat libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), berdasarkan hasil rapat terakhir, tetap kita sepakati baik masyarakat maupun ASN Kota Metro tidak boleh bepergian mulai tanggal 24 Desember hingga 2 Januari," kata Bangkit, Minggu (12/12/2021).

Selain larangan bepergian, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah dan tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan keramaian, terutama pada malam pergantian tahun.

Baca juga: Wakil Wali Kota Metro Lampung Imbau Peraturan Penggunaan Frekuensi Radio Dapat Dipahami

"Nanti malam tahun baru tidak ada satu pun rangkaian acara ataupun kegiatan yang merayakan malam tahun baru. Kemudian di tempat yang strategis seperti Taman Merdeka dan Lapangan Samber akan dialihkan lalu lintasnya," terangnya.

Tujuannya, terus Bangkit, agar tidak ada aktivitas di dua lokasi tersebut.

Kemudian untuk jam operasional, mulai dari 24 Desember hingga 2 Januari pihaknya tetap menerapkan Perwali yang lama.

"Dari pusat ada kelonggaran boleh buka sampai jam 22.00 WIB. Tapi kita di Metro telah kita sepakati tutup pada pukul 21.00 WIB. Itu bertujuan untuk meminimalisasi adanya pengumpulan massa ataupun yang nongkrong baik di kafe ataupun restoran," imbuhnya.

Ia menambahkan, jika pengetatan berjalan dengan baik, maka Metro bisa menekan gelombang ketiga Covid-19.

"Sampai tahun baru kita ketatkan dulu, sama seperti sebelumnya. Karena kita pernah ada pada fase itu. Makanya sebisa mungkin kita minimalisasi," tuntasnya.

( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved