Bandar Lampung

Libur Nataru, Pemkot Bandar Lampung Siagakan 1.000 Nakes Antisipasi Penyebaran Covid-19

Pemerintah Kota Bandar Lampung akan menyiagakan seribu tenaga kesehatan di masa libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer
Ilustrasi - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Libur Nataru, Pemkot Bandar Lampung Siagakan 1.000 Nakes Antisipasi Penyebaran Covid-19. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung akan menyiagakan seribu tenaga kesehatan di masa libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Para nakes disiagakan untuk penanganan covid-19. Seperti melakukan vaksinasi, serta penanganan pasien positif Covid-19, serta mengantisipasi masuknya Covid-19 varian omicorn.

"Kita siapkan seribu nakes untuk bersiaga saat libur nataru," ujar Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Jumat (17/12/2021).

Tempat-tempat penugasan nakes-nakes tersebut antara lain posko pengetatan perbatasan dan puskesmas-puskesmas.

Selain nakes, Pemkot Bandar Lampung juga akan menurunkan sejumlah personel pengamanan protokol kesehatan untuk mengantisipasi terjadinya keramaian.

Baca juga: 85 Persen Warga Bandar Lampung Sudah Divaksin Covid-19

"Anggota Pol-PP, BPBD berserta unit damkar dan lain-lain juga ikut mengondisikan situasi,"  tegas Eva Dwiana.

Diskes Lampung Minta Warga Disiplin Prokes

Sebelumnya, untuk mewaspadai penyebaran virus Covid-19 Omicorn, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung minta masyarakat untuk tetap jaga penerapan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kadiskes Lampung Reihana kepada Tribun Lampung, Kamis (16/12/2021). 

Dirinya menegaskan, apapun varian virus Covid-19 saat ini, penerapan prokes secara disiplin harus dilakukan tanpa terkecuali.

Baca juga: Pemkot Metro Tegaskan Belum Ada Warganya Terjangkit Virus Covid-19 Varian Omicorn

"Memang ada virus varian baru omricon, masyarakat diminta untuk tetap jaga prokes dan tidak ada lain untuk menghindari virus tersebut," kata Reihana.

Dikatakannya, dengan penerapan prokes secara disiplin, maka akan dapat terhindar dari penyebaran pandemi Covid-19.

Reihana menegaskan, meski saat ini PPKM Level 3 telah dicabut, namun pintu masuk ke Provinsi Lampung tetap akan diperketat.

Virus ini tidak bisa terdeteksi dengan whole genome sequencing (WGS), tetapi pemeriksaannya pasti dengan ekstra untuk melihat virus baru tersebut.

(Tribunlampung.co.id/ V Soma Ferrer / Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved